Pemda Bengkayang Segera Fasilitasi Siswa Yang Tinggal di Pondok Kurang Layak

Foto : Ist

BENGKAYANG – “Adapun jumlah pelajar yang tinggal dipondok tersebut sebanyak 17 orang pelajar, berasal dari Dusun Sentalang (Desa Setia Budi). Itu yang pondoknya di Sempayuk. Sedangkan yang pondoknya di Sansak, ada 14 pelajar. 9 pelajar berasal dari Dusun Elok Sempitak, Desa Elok Kolong (Sambas) dan 5 pelajar asal Desa Seles (Ledo),” papar Kepala Sekolah SDN 02 Sempayuk, Martinus saat ditanyai Bupati Bengkayang dalam rapat terbatas diruang pertemuan Kantor Bupati, Kamis (31/1/2019).

Para pelajar tersebut merupakan generasi-generasi baru. Sebelumnya, sejak akhir tahun 1970-an, pemondokkan di Sempayuk dan Sansak (Desa Belimbing, Kecamatan Lumar) sudah ada dengan kondisi bangunan yang kurang lebih sama.

Foto : Ist

“Pondok yang ada di Dusun Sempayuk ada 8. Sedangkan yang di Sansak ada 7 pondok,” timpal Kades Belimbing, Suhardi. Berdasarkan data yang dihimpun aparatur desa, 25 diantaranya pelajar SD dengan rincian 16 asal Sentalang (Bengkayang), 5 Sejaroh (Ledo) dan 4 Elok Sempitak (Subah, Sambas). Sisanya, 1 pelajar SMP asal Sentalang, 2 asal Sejaroh serta 3 pelajar SMA. Selain tinggal dipondok, para pelajar itu juga terkadang tinggal bersama warga setempat.

“Pemondokkan didirikan diatas tanah warga Sempayuk dan diatas tanah milik SDN 02 Sansak,” tambahnya.

Pemondokkan yang sempat dibicarakan secara luas di media tersebut mengundang banyak respon. Termasuk dari Pemda Bengkayang sendiri.

“Apa yang ramai dibicarakan secara luas di media terkait masalah pendidikan di Dusun Sempayuk dipandang positif sebagai masukan bagi kita semua untuk semakin meningkatkan kinerja,” tegas Bupati Bengkayang, Suryadman Gidot, S.Pd.,M.Pd.

Bupati Bengkayang juga menjelaskan bahwa selama ini pemerintah terus berupaya memperbaiki kualitas pendidikan, termasuk diantaranya dengan membangun unit-unit sekolah disetiap daerah yang memiliki cukup siswa. SDN Mini 20 Sentalang salah satunya. Disamping itu juga, Bupati  melalui instansi terkait diminta melakukan regrouping bagi sekolah-sekolah yang siswanya minim agar lebih efektif.

Pemda Bengkayang Akan Bangun Asrama

Terkait kondisi pemondokkan pelajar yang kurang layak huni, Pemda Bengkayang dalam waktu dekat ini akan segera membangun asrama bagi para pelajar.

“Saya minta besok (Jumat, 1/2/2019) dari semua sektor yang hadir disini untuk segera turun kelapangan guna melihat lokasi yang akan dibangun asrama,” Bupati Bengkayang. Jika sudah turun ke lapangan, semua diharapkan secepatnya memulai pembangunan. Jika sudah selesai, semua akan diwajibkan tinggal di Asrama.

Usai rapat, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kab. Bengkayang, DR. Yan, S.Sos., M.Si, beserta beberapa perwakilan instansi langsung meninjau lokasi. Bangunan asrama didirikan dikomplek sekolah dengan luas tanah yang dibutuhkan seluas 15×30 Meter./ Antoni


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *