Pasutri Asal Anjongan Profesi Dosen Gejala Suspek Simtomatik, Rawat Intensif Rs. Soedarso Pontianak

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH – Kembali covid 19 menambah kasusnya di wilayah Kabupaten Mempawah, Kamis (27/08/2020), kali ini menambah pada dunia pendidikan kembali. Pasutri asal kecamatan Anjungan ini dengan tugas sebagai salah satu pengajar di perguruan tinggi di wilayah Kecamatan Anjungan.

Tim Gugus Tugas Percepatan Penangan Penanggulan Covid 19 Kabupaten Mempawah melalui drg. Muhktar Siagian sampaikan bahwa kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Mempawah terus bertambah. Terakhir, pasangan suami-istri (pasutri) berprofesi sebagai dosen di salah satu lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi di Kecamatan Anjongan dinyatakan positif Covid-19. Dengan tambahan ini, total ada 22 kasus positif Covid-19 di Kabupaten Mempawah.

BACA JUGA

Rapat Revisi Kepengurusan Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Mempawah Tahun 2020

DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

Hal tersebut dikatakan oleh drg Mukhtar Siagian sesuai informasi yang sudah disampaikan sebelumnya oleh Gubernur Kalbar menyebut, konfirmasi positif Covid-19 terhadap kedua pasien tersebut.

“Pasien suspek simtomatik dengan keluhan demam, batuk dan sesak nafas,” terang Mukhtar.

Mukhtar mengungkapkan, kasus positif Covid-19 pasutri dosen itu bermula ketika keduanya melakukan pengobatan di Surkam. Pada saat dilakukan rapid test, hasilnya reaktif. Kemudian, kedua pasien dirujuk ke RS Soedarso Pontianak untuk dirawat lebih intensif.

“Selanjutnya, dilakukan swab dan hasilnya dinyatakan positif Covid-19,” papar Mukhtar.

Dengan kejadian bertambahnya pasangan suami istri ini, Mukhtar katakan bahwa petugas telah melakukan traking untuk mendeteksi sumber penularan. Hasi yang diperoleh sesuai analisa, kedua pasien ini terjangkit virus Corona saat berada di luar daerah.

BACA JUGA

Sakit Gagal ginjal Anggota polsek Pontianak Timur Aiptu Triyadi Setiyono Meninggal

PERINGATI HARI HIDROGRAFI DUNIA 2020, PUSHIDROSAL GELAR WEBINAR TENTANG PEMANFAATAN SATELLITE-DERIVED BATHYMETRY (SDB)

Pos Lantas Tanjung Raya Pontianak Timur Sudah Terpasang Banner Himbauan Kesehatan Pemakaian Masker

Kapolda Metro Membagikan 5 Ribu Masker di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat

Satgas Yonif Raider 641 bersama Kopassus Patroli Bersama di Perbatasan Entikong

“Ditelusuri dari riwayat perjalanan, kedua pasutri ini, pernah berkunjung ke Kabupaten Ketapang dan Kota Pontianak, dengan analisa itu, bisa terjadi tertularnya ketika berada di luar daerah itu,” jelasnya.

Katakan kembali oleh Mukhtar disebutkan, petugasnya juga telah melakukan traking terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasutri dosen positif Covid-19 itu. Mereka yang melakukan kontak erat telah di swab dan dikirim ke Pontianak.

BACA JUGA

Camat Jongkat Serahkan Piala Juara 1 Lomba Dusun, Kepada Kades Peniti Luar

“Ada 29 orang yang kontak erat dan di swab. Mereka terdiri dari siswa dan dosen yang bekerja di lembaga pendidikan setingkat perguruan tinggi di Anjongan,” pungkasnya./GN.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *