Pasien Covid 19, Asal Sintang Meninggal di Rumkit RSUD Melawi di Makamkan di Malam Hari

KALBAR MELAWI : Pasien Covid-19 asal Sintang meniggal di rumah sakit RSUD Melawi, Dimakamkan malam hari dipimpin oleh Kapolsek Nanga Pinoh Iptu Bhakti Juni Ardi.

Polres Melawi pertama kali  di lakukan pemakaman Peseinb Covit 19 di kabupaten Melawi di pimpi Kapolsek Nanga Pinoh . iptu Bhakti Juni Ardi .pesien Covit 19 minggal di RSUD Melawi.Senin (26/4). sore sekitar pukul 16.00 WIB. pasien Covid-19 asal Kecamatan Dedai, kabupaten Sintang.

Pasien berusia 62 tahun ini dirawat dengan diagnosis positif Covid-19 dan juga memiliki penyakit penyerta yakni paru-paru serta gangguan jantung.

Relawan Indonesia Maju Bagikan Ribuan Takjil Gratis di Kota Bandung

Kadep Akademik STTAL Mengikuti Rapat Pokja SBK Ditjen Renhan Kemhan TA.2022

Memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana,BPBD Gelar Simulasi Pemadaman Kebakaran

Proses Pemakaman dipimpin Kapolsek Nanga Pinoh Iptu Bhakti Juni Ardi. Proses pemakaman di ikuti oleh Satgas Covid 19 Melawi,TNI. BPBD Melawi. Taruna Siaga Bencana (Tagana) Melawi dan relawan Covid 19 Desa Kelakik.

“Yang bersangkutan meninggal dunia di RSUD Melawi pada Senin (26/4) sekira Pukul 16.00 Wib. Mendapat informasi tersebut Satgas COVID-19 Kabupaten Melawi langsung melakukan persiapan prosesi pemakaman pasien COVID-19”Ucap Kapolsek.

“Pasien merupakan warga Kecamatan Dedai Sintang, usia 62 tahun. sebelum dibawa ke RSUD Melawi, pasien sudah menjalani pengobatan di salah satu Puskemas daerah Kabupaten Sintang, Pemakaman tidak banyak kendala, Cuma kendala pada masalah penerangan dan cuaca, Para Relawan sempat kehujanan saat melakukan pengalian makam”. Jelasnya.

Direktur Rumah sakit Umum Daerah Melawi menyampaikan pasien tersebut, sebelum dibawa ke RSUD Melawi, sudah menjalani pengobatan di salah satu Puskemas daerah Kabupaten Sintang.

Lantaran penyakitnya yang kembali kambuh, oleh pihak keluarga dibawa untuk berobat ke rumah sakit swasta yang ada di Kota Nanga Pinoh Kabupaten Melawi. Barulah dari rumah sakit swasta dirujuk ke RSUD Melawi pada subuh dini pada hari Senin (26/4).

“Saat dibawa ke RSUD, pasien langsung kita tangani diruangan ICU. Namun sore harinya meninggal dunia,” tukasnya.

Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Melawi, adang Wahyudi menyampaikan mendengar informasi tersebut ia menerjunkan personil Tagana untuk membantu kelancaran Proses pemakaman dibantu oleh tim satgas dan relawan peduli Covid-19 Desa Kelakik.

“Setelah mendapatkan informasi dari tim Gugus tugas kami dari tagana Melawi langsung terjun kelapangan. Alhamdulilah semua berjalan dengan lancer tanpa kendala.pungkas nya.( JON MELAWI )


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.