Panitia Pilkades Desak Pemda Cairkan Dana

POSTKOTAPONTIANAK.COM

BENGKAYANG – Pemilihan Kepala Desa serentak tahun 2020 akan digelar pada tanggal 19 Desember 2019 mendatang. Meskipun tinggal beberapa hari lagi, namun dana Pilkades belum dicairkan.

Panitia Pemilihan Kepala Desa Karimunting, Reza Satriadi meminta agar Pemkab Bengkayang segera mencairkan dana Pilkades karena hingga sekarang surat suara dan undangan belum di cetak.

“Tolonglah buat pemda Bengkayang segera cairkan secepatnya dana buat pilkades mengingat pilkades tinggal seminggu lebih.
Kami dari panitia Pilkades desa Karimunting sampai sekarang belum cetak surat suara dan belum cetak undangan mengingat tidak adanya anggaran yang pemda janjikan, sedangkan DPT kami sebanyak 7.568 pemilih dengan sebaran 24 TPS,” ujar Reza, Selasa (10/12) kepada media ini.

Reza mengatakan panitia bekerja dengan ikhlas selama empat bulan berjalan, dan sampai saat ini juga belum terima gaji.

“Selama empat bulan ini kami kerja iklas tanpa gaji sepeserpun tapi kami bekerja dengan maksimal demi kelancaran pilkades desa kami,” ucapnya.

Reza juga menjelaskan bahwa, BPKAD sudah berjanji pada rapat pembekalan panitia Pilkades tanggal 19 November 2019 lalu akan mencairkan secepatnya dana pilkades. Tapi sampai sekarang belum juga di cairkan.

“Dinas penyelenggara adalah Dinas Pemdes, sedangkan BPKAD sebagai penyalur keuangan. Komunikasi sekarang sudah kami lakukan melalui BPD desa Karimunting, Camat Sungai Raya Kepulauan, bahkan dengan anggota DPRD kabupaten,” ujarnya.

Reza berharap dalam waktu secepat-cepatnya agar Pemda dapat menyalurkan dana tersebut agar panitia bisa bekerja dengan maksimal, mengingat pilkades tinggal tinggal hitungan hari. Sementara itu anggaran sesuai proposal untuk pilkades desa Karimunting sebesar Rp 100.336.000, sedangkan yang hanya Pemda berikan sebesar Rp. 80.001.820.

“disitu ada kekurangan sekitar 20 jutaan, kekurangannya dibantu melalui anggaran dana desa, untuk desa Karimunting hanya dibantu sebesar Rp 15.000.000 ada kekurangan 5.000.000 dari proposal yang kami ajukan,” jelasnya.

Berhubung dengan belum dicarikan dana Pilkades, panitia pilkades desa Karimunting sama sekali belum mencetak surat suara pemilih dimana DPT desa Karimunting sebanyak 7579 surat suara ditambah 10 persen surat suara cadangan.

“kami juga belum mencetak undangan, dikarenakan tidak adanya anggaran,” tuturnya.

Ketua P-Apdesi Kabupaten Bengkayang Rezza Herlambang, mengatakan panitia Pilkades dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya yang cukup berat. Yaitu Mensukseskan agenda Pilkades merupakan ujung tombak keberhasilan. Tentu saja perlu didukung pendanaan khususnya untuk operasional.

“Saat ini ditahapan akhir penyelenggaraan, diharapkan anggaran bisa segera direalisasikan demi memastikan Pilkades berlangsung sesuai yang diharapkan. Kami yakin pemerintah daerah pasti telah memikirkan hal tersebut. Sehingga kita boleh optimis Pilkades tahun ini akan sukses,” ucap Rezza dengan optimis.

Sementara konfirmasi berpisah, Kasi Keuangan dan Aset, DPMPD2T kabupaten Bengkayang, Yordanus Misa, menyatakan semua desa sudah menerima bantuan Pilkades tahun 2019. Dari 50 Desa yang melaksanakan Pilkades tahun 2019 ini hanya ada 10 desa yang belum mengajukan bantuan Pilkades. Termasuk desa Karimunting yang belum mengajukan pencairan bantuan Pilkades 2019.

“Untuk bantuan hari sudah semuanya masuk dan bisa ditarik. Sisa 10 desa yang belum mengajukan bantuan Pilkades tahun 2019. Untuk mereka yang belum nanti tentu pasti diajukan tetap mereka lambat pengajuan,” ujar Yordanus.

Penulis : (Kur).

Publish : Antony -PKP.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *