Pangeran Chandrarupanto Berminat Berpasangan Dengan Yusril, Jika Didukung Parpol

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( JAKARTA ) – Jika didukung Partai Politik (Parpol),  HRH Tengku Pangeran Abdullah Ali Chandrarupa Wibowo, berminat berpasangan fakar hukum tata negara, Yusril Ihza Mahendra untuk ikut dalam kontes Pilpres 2019 mendatang.

( HRH. Tengku Pangeran Abdullah Ali Chandrarupa Wibowo./ RP )

” Ini baru rencana,  Saya berminat jika berpasang dengan Bapak Yusril Ihza Mahendra,  jika mungkin bisa  juga berpasangan dengan Rhoma Irama,” sebut Pangeran Chandrarupanto, Selasa (26/9).

Dia mengaku selama ini dirinya, hanya pemimpin informal masyarakat, pemimpin adat dan budaya, sebab, dia  Pangeran Kapita Yangingkulu Atau Adipati Kepangeranan atau Kepangeranan dari Chandrarupanto Patani Shri Tiworo.

Dia juga memiliki posisi sebagai Pangeran dan Menteri Kebudayaan atau Pangeran Perbawa Budaya Kerajaan Kerajaan Mempawah. (Dari kiri) HRH. Pangeran Rajbharata dan HRH.

Tengku Pangeran Abdullah Ali Chandrarupa. Untuk Dikenal, Kerajaan Chandrarupanto Patani Shri Tiworo adalah Pengaturan Otonomi Kerajaan Tiworo Buton,  pemimpin tertingginya mengacu pada silsilah Mahkota Patani.

” Pada pilpres 2014 lalu, saya mendapat tawaran dari dua parpol  untuk jadi Calon Wakil Presiden (Cawapres), tapi waktu itu saya belum siap, tapi kalau sekarang, saya sudah siap siap, jika ada partai politik yang mau meminang,” bebernya.

( HRH. Tengku Pangeran Abdullah Ali Chandrarupa Wibowo saat dianugerahi sebagai Honorary Advisory of World Peace and Diplomatic Organizations yang diserahkan oleh HRH.Prince Rajbharata dari India sebagai Wakil Presidennya./ RP )

Pengeran Keraton, jika didukung rakyat dan dipinang parpol, bertujuan untuk nembangun bangsa negara, untuk mensejahtetakan rakyat, namun meskipun dirinya tidak lolos tapi akan tetap membangun mental dan budaya masyarakat lewat pimpinan informal dan pimpinan adat.

“Negara itu, itu himpunan manusia, jadi bagaimana negara mau benar, jika manusianya tidak benar, tapi meskipun tidak dipinang, dirinya aktif untuk memperbaiki moralitas bangsa, karena mantan pangeran tidak ada yang ada itu mantan presiden,” pungkasnya (Raja Paluta)

Keterangan Gambar:
Keteragan Gambar : HRH. Tengku Pangeran Abdullah Ali Chandrarupa Wibowo saat dianugerahi sebagai Honorary Advisory of World Peace and Diplomatic Organizations yang diserahkan oleh HRH.Prince Rajbharata dari India sebagai Wakil Presidennya.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *