Optimistis DPP PDIP Rekomendasikan Rama Untuk Segarkan Depok

PKP ! KOTA DEPOK — Kendati situasi masih dalam pandemi Covid-19, namun pilkada serentak akan tetap berlangsung pada 9 Desember 2020. Diantaranya, Kota Depok juga yang akan menggelar pesta demokrasi itu. Bahkan, sudah bermunculan sejumlah nama Bakal Calon Walikota dan Wakil Walikota Depok. Seperti, Rama Pratama, dan yang lainnya.

Rama mantan aktivis 1998 dan pernah menjadi anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 2004-2009. Ia juga pernah menjadi anggota Badan Supervisi Bank Indonesia (2010-2013), dan Tenaga Ahli BPK (2014-2019). Kandidat doktor ekonomi UI ini punya jaringan sangat luas di barisan Prabowo-Sandiaga Uno.

Bahkan, pria kelahiran 1974 ini juga menjadi salah satu juru bicara di bidang ekonomi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Maaruf Amin.

“Benar, saya sudah 30 tahun tinggal di Kota Depok. Maka dari itu, saya merasa terpanggil untuk terjun langsung membangun Kota Depok, tentunya dengan menyegarkan pembangunan Kota Depok di segala bidang. Insya Allah, mari kita bersama-sama mewujudkan Kota Depok yang segar, Kota Depok yang maju dan membanggakan bagi warganya,” ucap Rama Pratama, Sabtu (27/06/2020), saat ngopi bareng bersama pewarta yang tergabung didalam Depok Media Center (DMC), di Hotel Bumi Wiyata (BW) Depok, Jawa Barat.

Dia menyebutkan, bahwa di Kota Depok ini ada 3 partai yang dapat mengusung langsung calon wali kota dan wakil wali kota karena memiliki 10 kursi DPRD atau lebih yakni PKS (12 kursi), Partai Gerindra (10 kursi), dan PDIP (10 kursi).

“Maka, saya sudah mendaftar dan diterima di DPP PDIP. Jadi, saya optimis dapat rekomendasi resmi untuk dijadikan calon Wali Kota Depok dari PDIP. Namun, saya fokus dulu mendapatkan perahu untuk dapat bertarung di Pilkada Depok,” ucap Rama.

Menurutnya, bahwa hingga saat ini belum ada satu pun bakal calon yang sudah mendapatkan rekomendasi resmi dari partai untuk menjadi calon Wali Kota Depok. Jadi, selama belum ada surat resmi dari DPP parpol, segala kemungkinan masih bisa saja terjadi.

“Artinya saya melihatnya, prosesnya baru dimulai di tingkat lokal dan masih ada beberapa tahapan yang mesti dilalui dan berujung pada surat rekomendasi resmi yang akan dikeluarkan oleh DPP masing-masingparpolnya,” tutur Rama.

Rama juga optimistis bakal mendapatkan rekomendasi resmi dari DPP PDIP untuk bertarung di Pilkada Depok, 9 Desember 2020 mendatang. Namun, saya terus berkomunikasi dengan sekjen dan beberapa rekan pengurus DPP PDIP. Bahkan juga kenapa saya pilih ke PDIP, dikarenakan PDIP sebagai partai nasionalis yang komitmen dengan NKRI.

“Selain itu, PDIP juga merupakan salah satu partai dari tiga partai yang dapat mengusung langsung calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok. Untuk itu, saya akan terus berproses membangun politik yang baik dengan berbagai pihak tanpa perlu menanggapi klaim sepihak,” pungkas bakal calon Wali Kota Depok itu.

FALDI


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *