Operasi Pasar Ini Untuk Menangani Dampak Ekonomi, Ungkap Sudirman

POSTKOTAPONTIANAK.COM

SINTANG. Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM Kabupaten Sintang, Sudirman mengatakan tujuan daripada dilaksanakannya Operasi Pasar ini untuk menangani dampak ekonomi, “Operasi Pasar ini merupakan salah satu kebijakan upaya dari Pemerintah Kabupaten Sintang dalam rangka menangani dampak ekonomi Covid-19, yang juga merupakan lanjutan daripada kegiatan yang dilakukan oleh Wakil Bupati Sintang didaerah perbatasan yakni pada Kecamatan Ketungau Tengah dan Ketungau Hulu”, kata Sudirman.

Sudirman menjelaskan ada empat komoditas yang akan dilakukan pada Operasi Pasar dengan sasaran Kelurahan yang ada di Kecamatan Sintang, “komoditasnya yakni Gula pasir yang dijual dengan harga Rp. 15.000 per kilogramnya, kemudian Bawang Putih dijual dengan harga Rp. 40.000 per kilogramnya, Bawang Merah dijual dengan harga Rp. 35.000 perkilogramnya, dan Telur dijual dengan harga Rp. 1.300 perbutirnya, dengan 10 Kelurahan yang ada di Kecamatan Sintang”, jelasnya.

Selain itu juga, sambung Sudirman, ada bantuan dari Kementerian Perdagangan Republik Indonesia yang diberikan kepada UKM di Sintang, “bantuan tersebut berupa Gerobak dan kotak pendingin (coolbox) yang ditujukan kepada para pelaku usaha di Sintang, terkhusus untuk kotak pendingin (coolbox) diberikan kepada pedagang ikan di pasar Junjung Buih Sintang, kemudian untuk gerobak tersebut diberikan kepada pedagang bakso yang melakukan aktivitas usaha di Kota Sintang”, tambahnya.
Jarot meminta kepada para Lurah dan Kepala Desa di Kecamatan Sintang untuk dapat mencatat nama dan alamat bagi keluarga yang terdampak dari covid-19, “pak lurah dan kades tolong catat, buat daftar nama, karena data 35.000 KPM itu dari pusat, tentunya masih banyak yang belum mendapatkannya, maka lurah dan kades mencatat, karena selama ini masyarakat yang pantas menerima malah tidak dapat haknya, banyak yang tidak pantas menerima tetapi malah dapat, jadi bagi yang warganya pantas mendapatkan tapi belum dapat hak bantuannya maka akan dibagikan beras yang standbye di Kabupaten Sintang sesuai dengan prosedur yakni permintaan Lurah dan Desa disampaikan ke Camat kemudian Camat menyampaikan ke Dinas Sosial buat tembusan ke saya”, pintanya./*

( L M B ).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *