Open Defacation Free Diikuti Enam Desa

SAMBAS ! POSTKOTAPONTIANAK.COM – Sebanyak 6 desa se Kecamatan Tebas Kabupaten Sambas mengikuti

Enam desa ikuti ODF./luk
Enam desa ikuti ODF./luk

deklarasi Desa ODF (Open Defacation Free), adapun sejumlah desa yang ikut dalam deklarasi tersebut adalah Desa Seberkat, Desa Makrampai, Desa Sejiram, Desa Mekar Sekuntum, Desa Pusaka dan Desa Pangkalan Kongsi dalam wilayah Kecamatan Tebas.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas I Ketut Sukarja dalam paparannya di depan warga 6 desa serta undangan lainya mengatakan bahwa upaya pembangunan dan prasarana air minum dan fasilitas sanitasi dasar telah dilaksanakan melalui berbagai pendekatan, namun tidak lepas dari berbagai persoalan yang harus disikapi antara lain banyaknya sarana dibangun yang tidak berkelanjutandan belumdifahaminya bahwa air minum dan fasilitas sanitasi dasar terutama jamban keluaga (WC)mempunyai dampak yang sangat mendasar,sehingga sector ini belum ditempatkan sebagai program prioritas dalam pembangunan.

Selain itu Ketut juga mensinyalir bahwa kepedulian masyarakat masih rendah dan kurangnya keterlibatan Pemerintah dalam mengintervensi bidang penyehatan lingkungan yang bermuara pada rendahnya kualitas dan cakupan fasilitas sanitasi dasar. Kondisi ini, lanjut Ketut tercermin dari prilaku masyarakat yag masih menggunakan kebutuhan dasar air untuk keperluan rumah tangga yang tidak memenuhi syarat kesehatan terutama masyarakat dilingkungan pedesaanyang berpenghasilan rendah.

Joni Jufri.Skm Kepala Puskesmas Tebas juga menambahkan, bahwa masih dijumpai masyarakat yang buang air besar sembarang tempat seperti dikebun atau disungai sehingga pada akhirnya akan menurunkan derajat kesehatan masyarakat dengan munculnya penyakit-penyakit berbasis lingkungan seperti diare, penyakit kulit, typus, cacingan dan lain lain.

Deklarasi Desa ODF ini kata Ketut, untuk menguatkan janji masyarakat desa agar tidak buang air besar disembarang tempat, Ketut berharap hal ini agar disosialisasikan lebih luas lagi dimasyarakatnya masing masing,dengan adanya cara ii tentunya agar masyarakat berupaya akan selalu menjaga kebersihan lingkungan dengan tidak buang air besar sembarang tempat (UDF),dan masyarakat termotivasi untuk melaksanakan prilaku hidup bersih dan sehat.

Acara Deklarasi ODF ini juga diikuti berbagai tokoh masyarakat,adat dan agama serta dinas/instansi terkait dan berlangsung selama setengah hari bertepatan dengan Hari Ibu tanggal 22 Desember 2015 dengan jumlah peserta lebih dari seratus orang.(Luk)/PKP


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *