Nasrun VS Kadis Bina Marga KKR

Nasrun Jadi Tumbal “Chairil dan Edi” Jadi Dalang

Reporter : Devi Lahendra
KUBU RAYA ! POSTKOTAPONTIANAK.COM — Pasca aksi penyegelan ruangan Kadis Bina Marga dan Pengairan

NASRUN AR./ foto: doc. PKP
NASRUN AR./ foto: doc. PKP

Kabupaten Kubu Raya yang sempat goyang Kubu Raya dilakukan oleh Nasrun cs medio beberapa bulan lalu, tak pelak hingga kini bermunculan isu pertemuan hingga sampai pada isu 86 (damai) yang berujung pada pemberian sejumlah uang dari sang kadis sampai pada janji jatah proyek untuk tahun 2016.

Pasalnya, persoalan tersebut mejadi bola panas yang terus menggelinding. Hingga masalah fee bagi sang Kadis yang sempat  jadi isu hangat yang pernah diutarakan oleh Nasrun.

Dengan adanya isu miring yang muncul kepermukaan akhirnya Nasrun angkat bicara dan membantah keras terkait janji paket proyek atau pertemuan dengan pihak Chairil.

Menurut Nasrun hingga saat ini saya tidak ada minta paket proyek atau sejumlah uang dan dijanjikan proyek tahun depan, itu tidak benar, ucapnya yang menghubungi radaksi “Postkotapontianak.com” melalui handphone selulernya Rabu, (18/11/2015).

“Akunya, bahwa pertemuan antara dia dan Chairil Kadis Bina Marga KKR telah diatur. Jadi dalam hal ini saya tegaskan bahwa saya sama sekali tidak pernah mau ketemu Chairil, kalau pun ada pertemuan itu saya di jebak kawan. Artinya, bukan saya sengaja mau ketemu Chairil tapi di seting oleh Edi,” ungkap Nasrun geram.

Tak pelak dalam pembicaraan melalui via telpon, Nasrun dengan tegas membantah jika dirinya telah menerima sejumlah uang dari Chairil Rasmi Kadis Bina Marga dan Pengairan Kubu Raya.

Namun Nasrun mengatakan, benar jika dirinya telah melakukan pertemuan dengan Chairil, itupun yang menjadi dalang utama dalam pertemuan adalah Chairil dan Edi Jenggot.

” Jelas saya katakan sedikit pun saya tidak ada terima uang dari Chairil apalagi sampai pada jatah proyek untuk tahun depan. Justru di dalam pertemuan-pertemuan antara saya dengan Chairil saya merasa dijebak oleh Edi Jenggot, ” tegas Nasrun pada postkotapontianak.com, ulangnya.

Berani saya katakan, lanjut Nasrun, kalau dalang dibalik isu tersebut maupun dalang dari pertemuan antara saya dengan Chairil adalah Chairil sendiri dan Edi Jenggot yang memanfaatkan saya untuk menjadi tumbal dari mereka.

“Seperti dipertemuan dengan Chairil di salah satu rumah kopi, jadi dari segala pertemuan saya merasa ditebak oleh Edi Jenggot yang berdalih ingin mengajak saya untuk sekedar ngopi tapi justru Edi Jenggot mendatangkan Chairil, nah disitu saya merasa dijebak oleh mereka, yang mana tidak menutup kemungkinan telah terjadi kongkalikong antara Chairil dan Edi Jenggot, ” papar Nasrun.

Dan saat ingin dikonfirmasi langsung perihal isu damai maupun janji jatah proyek, Chairil Rasmi Kadis Bina Marga dan Pengairan Kubu Raya sulit untuk ditemui baik di kantor maupun dirumah kediamannya, bahkan nomor hp pun tidak dapat dihubungi. / ***

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *