Musyawarah Nasional Ke-IV PAMMI, Bermusik Dan Menghibur Dengan Akhlak Mulia

( foto : ist )
( foto : ist )

JAKARTA, Rabu ( 22/3/2017 ) – Selain pemilihan Ketua Umum, peningkatan kesejahteraan seniman dan perbaikan akhlak bangsa, menjadi concern utama dalam agenda Musyawarah Nasional (MUNAS) Ke- IV PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia). Munas yang akan diikuti tak kurang dari 20 pengurus di tingkat DPD (Dewan Pengurus Daerah) ini, akan diselenggarakan di Convention Center Mercure Hotel, Ancol Jakarta Utara, Jum’at s/d Minggu (24 – 26/03/2017).

Ketua Umum PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia) Demisioner, Rhoma Irama menjelaskan, bahwa PAMMI telah berhasil melaksanakan program peningkatan kesejahteraan bagi seniman melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) RAI (Royalti Anugrah Indonesia), dan ARDI (Anugrah Royalti Dangdut Indonesia).

“Insya Allah ke depan melalui lembaga manajemen kolektif RAI dan ARDI ini kita dapat meningkatkan manfaat ekonomi bagi seniman dangdut, baik itu penyanyi, musisi atau pencipta lagu. RAI dan ARDI adalah program berkelanjutan dan harus mengena pada substansi bagi kesejahteraan anggotanya,” ungkapnya kepada wartawan, usai acara technical meeting finalizes panitia SC dan OC Munas IV PAMMI, di Koh-e-noor Bar & Restaurant – Pasar Festival, Rasuna Said Kuningan Jakarta, Selasa (21/03/2017).

Terkait dengan revitalisasi nilai-nilai moral, menurut Rhoma, diperlukan solusi efektif dan perhatian yang sungguh-sungguh untuk menyelamatkan bangsa ini dari keterpurukan. Generasi abad ini, menurut Rhoma, dalam keadaan krisis moral yang sangat parah.

“Pembinaan moral menjadi concern PAMMI. Kami akan melakukan pembinaan moral khususnya bagi internal anggota. Kami ingin menunjukkan bahwa musik juga dapat dijadikan sarana efektif untuk hal positif. Itu sebabnya tagline kami ‘bermusik dan menghibur dengan akhlak mulia’. Hal ini harus kita tatar tularkan kepada masyarakat, bagaimana berakhlak mulia di setiap aspek kehidupan,” ujar Rhoma, yang merencanakan akan membentuk forum kajian Islam di tingkat cabang dan pusat di kepengurusan PAMMI mendatang.

Dewan Pimpinan Pusat PAMMI menurut Rhoma, juga telah melakukan pembicaraan dengan pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan suatu kerjasama dalam rangka pencegahan dan penanggulangan korban penggunaan narkoba. “PAMMI siap bersinergi menjadi agen perubahan dan perang terhadap Narkoba. Kebetulan SONETA juga pernah menjadi agen BNN keliling Indonesia ikut memerangi Narkoba,” ujar Rhoma.

Munas IV PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia), juga diisi dengan acara talkshow & dialog interaktif dan konser musik dangdut. Talkshow mengetengahkan tema ‘Peluang dan Tantangan Musik Dangdut Dalam Ranah Industri Kreatif dan Ancaman Bahaya Narkoba.’ Menghadirkan sejumlah pengamat sebagai nara sumber, diantaranya dari Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf) dan Badan Narkotika Nasional (BNN), yang akan digelar, Jum’at (24/03/2017).

Sementara konser musik ‘Pesta Dangdut’ akan digelar di Panggung Pantai Festival Ancol, Minggu (26/03/2017), pukul 11.00 – 24.00 WIB.

Menampilkan H. Rhoma Irama dan Soneta Group, Ikke Nurjanah, Cici Faramida, Jaja Miharja, Mansyur S, Erie Suzan, Endang Kurnia, Ratna Anjani, Caca Handika, Yus Yunus, Elvi Zubay, Lilin Herlina, Jacky Hasan, Gebby Pareira, Khalid Karim, Nong Niken, Tuan Takur, Rhomantika Group, Manis Manja Junior, Qonita Group, dan para artis lain anggota PAMMI (Persatuan Artis Musik Melayu-Dangdut Indonesia). (Ray-SNN)/PKP


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *