Musrembang RKPD Kota Pontianak Tahun Anggaran 2018 Di Buka Walikota Sutarmidji

PONTIANAK ! POSTKOTAPONTIANAK.COM –Walikota Pontianak, H Sutarmidji SH M Hum menegaskan bahwa fokus pembangunan ditahun 2018 adaah percepatan akses bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan dan program kegiatan lainnya.

Musrembang Tingkat Kota Pontianak ini digelar di Grand Mahkota Hotel Pontianak. Tampak hadir Gubernur Kalbar Drs Cornelis MH, Beberapa Kadis Provinsi seperti DR Alexius Akim, H Hazairin MS, H Manaf, Ahie,MH Munsin, Para Kadis Dilingkungan Pemkot Pontianak, perwakilan masyarakat kota Pontianak, LSM, Media dan lain lain.

Sutarmidji mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur dalam rangka untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kualitas lingkungan antara lain berupa program kegiatan pembangunan jembatan dan trotoar kota dan penerangan jalan umum. Normalisasi saluran darinase turap koker gorong gorong di kota pontianak. Water Front City dan lain lain. Ada 51 Milyar untuk Tanpur. Tambelan sampit 21 M dan Beting 51 M.

Dibidang Kesehatan penyediaan biaya operasional dan pemeliharaan RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie, semua puskesmas, balai pengobatan mata dan gigi serta laboratorium kesehatan. Pengadaan dan pemeliharaan peralatan kesehatan dan lain sebagainya.

Dibidang pendidikan biaya operasional siswa daerah untukendukung wajib belajar dan biaya belajar gratis 9 tahun. Pembangunan rehabilitasi dan pemeliharaan gedung sekolah dan lain lain.

Sutarmidji mengharapkan agar angka kemiskinan bisa ditekan dibawah 5 persen dan Penganggaran di tahun 2018 bisa lebih baik lagi. Semua pihak bisa bersinergi. Jadikan Pontianak sebagai pusat inovasi. ” Pontianak adalah inovasi. ” kata Walikota Sutarmidji lugas.

Yang paling penting tambah Sutarmidji, SDM tetap menjadi perhatian. Rasio PNS dan jumlah penduduk Pontianak 0,87 persen. Pendidikan Kepamong prajaan harus lebih besar.

Sementara itu Gubernur KalBar, Drs Cornelis MH mengingatkan agar Anggota RPRD tidak mengeksekusi proyek. Ia minta Anggota DPRD Jangan berlebihan. Jangan Minta minta proyek. Dalam menjabat juga jangan suka pungut pungut sampai 5-6 Milyar lebih, biar aman selama menjabat.

Gubernur juga menyampaikan bahwa masalah air juga menjadi masalah besar di KalBar. Seperti Di Singapura, Singapura mengambil air di Johor. Jangan sampai kita juga begitu.

Ia berharap Minimal Kalbar punya dam atau embung yang bisa menampung air jutaan meter kubik. Dulu Sungai Mandor begitu jernih ikan pun lelihatan. Kebutuhan dasar harus terpenuhi. Masalah banjir harus diperhatikan. ” Kebutuhan dasar ini harus menjadi prioritas.” pungkas Gubernur. (Tri) //Foto : Suasana Musrembang./try //


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *