Musdes Khusus Desa Antibar Hasilkan Keputusan 110 KK Tambahan Untuk Penera BLT DD

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH –  – Badan Pemusyawahan Desa Antibar gelar Musyawarah Desa Khusus Validasi dan Penetapan Calon Penerima serta Calon Penerima Tambahan Bantuan Lansung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Desa Antibar tahun 2020 kepada warga yang terdampak dari wabah pandemic covid 19, acara di mulai pukul 10.00 wib dengan di hadiri Kepala Desa Antibar Julkarnaidi, Kajari Mempawah diwakili Kasi Datun Ananto Tri Sudibyo SH., MH., Camat Mempawah Timur diwakili Kasi Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Mempawah Timur, Kapolsek Mempawah Timur diwakili oleh Bhabinkamtibmas Brigpol. Andre F, Koramil 1201-03 diwakili Babinsa Antibar Serda. Suparlan, Ketua BPD Desa Antibar Bambang Irwanto bersama anggota BPD, Pengurus FKPM, Pendamping Desa, seluruh pengurus Rt /Rw, bertempat di Aula Pertemuan Kantor Desa Antibar. Kamis (02/07/2020).

Ketua BPD Desa Antibar Bambang Irwanto katakan kegiatan Musyawarah Desa Khusus ini mengacu kepada Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 yang diadakan perubahan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020, Permendes Nomor 07 Tahun 2020, Permenkeu Nomor 40 Tahun 2020, dan Permenkeu Nomor 50 Tahun 2020.

“Pelaksanaan Musyawarah Desa Khusus untuk Desa Antibar ini sesuai dengan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 11 Tahun 2019 yang diadakan perubahan Peraturan Menteri Desa PDTT Nomor 6 Tahun 2020 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2020 kaitannya dengan penggunaan Dana Desa dalam rangka mengatasi dampak sosial ekonomi akibat pandemi covid-19,” jelas Ketua BPD.

“Dalam PMK Nomor 40 Tahun 2020 tentang persetejuan Bupati sebagai Kepala Daerah juga ada diatur, namun perlu diperhatikan adalah kondisi keuangan Desa dan APBDesnya, terkait persetujuan Bupati sebagai Kepala Daerah karena akan berdampak perubahan pada Apbdesnya sebab di PMK Nomor 07 Tahun 2020 tentang persetujuan Bupati ini sudah dihapus, dan dengan demikian terkait persentase itu dihapus juga, maka harus dilihat kembali waktu penambahannya sebelum atau sesudah dengan merujuk PMK Nomor 50 Tahun 2020 dan Permendes Nomor 07 Tahun 2020,” ucap Ketua BPD Antibar.

“Dengan akan digulirkan Program Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) Desa Antibar ini, yang dapat digunakan untuk bantuan langsung tunai kepada Keluarga miskin terdampak covid 19 ini, setelah melalui proses pendataan lapangan yang dilakukan, akhirnya kami melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) Khusus Desa Antibar dengan hasil validasi dan finalisasi penetapan penerima BLT DD dan Tambahan Penerima BLT DD Tahun 2020 ini,” ucap Bambang Irwanto.

“Musyawarah Desa Khusus merupakan forum tertinggi dengan menghadirkan semua pihak agar dalam pengambilan keputusan penetapan calon penerima dan Calon Penerima Tambahan BLT–DD dapat disetujui dan diterima semua pihak, agar tidak ada masalah nantinya dikemudiaan hari,” ucap Ketua BPD.

Ditambahkannya, dalam Musyawarah Desa Khusus ini disampaikan juga oleh peserta kriteria penerima BLT DD, dengan rapat kemarin di kecamatan yang target penerima adalah orang jompo atau Lansia, orang miskin yang di dalamnya ada anak yatim piatu, orang yang sakit menahun, orang yang berpenghasilan rata-rata dibawah 400ribu per bulan, dan orang yang belum mendapatkan bantuan ganda baik dari program PKH, BPNT, BST dari Kemensos atau bantuan–bantuan lain,” jelas Ketua BPD Desa Antibar.

“Dari hasil Musdes Khusus ini, dengan kata sepakat dicapai menentapakan 110 Kepala Keluarga yang akan menerima BLT DD Desa Antibar tahun 2020, semoga dengan bantuan yang diberikan bisa dipergunakan sebaik mungkin dan tepat sasaran, selain itu pula kepada penerima bantuan ini untuk selalu mengikuti protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah untuk menuju tatanan kehidupan baru atau New Normal Life,” harap Ketua BPD Desa Antibar Bambang Irwanto.(Guns)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *