Muscab III Gapeksindo

Ketua Terpilih : Anggota Langgar Aturan Kita Pecat

DEPOK-Ketua Gabungan Perusahaan Kontruksi Nasional Indonesia (Gapeksindo) Kota Depok, Ir Luhur Prasetyanto MM membenarkan akan memecat tiga anggotanya yang dinilai tidak mematuhi terhadap aturan organisasi. Ketiganya, kata Luhur, telah melakukan pelecehan organisasi Gapeksindo.

Gapeksindo.(Ist)
Gapeksindo.(Ist)

“Saya akan menegakan aturan oraganisasi. Mereka yang melanggar aturan organisasi langsung kita beri sanksi. Dalam catatan kami ada tiga orang yang melanggar aturan tersebut,” tegas Luhur kepada wartawan, Kamis (26/2/2015), usai Muscab III Gapeksindo di Wisma Sasoro Mulya Kota Depokm Jabar.

Dia menjelaskan, ketiga anggota yang akan diberikan sanksi itu melakukan tiga pelanggaran yang tidak dapat ditolerir, yakni melakukan penghinaan terhadap organisasi, membuat pernyataan Gapeksindo Kota Depok akan membubarkan di kantor DPD Gapeksindo Jawa Barat, dan menolak mengikuti Musyawarah Cabang III Gapeksindo Kota Depok yang digelar hari ini.

“Mereka mengembalikan undangan yang kami kirim, itu berarti mereka tidak mau lagi melakukan musyawarah,” jelas Luhur.

Luhur menegaskan bahwa visinya saat ini adalah membenahi persoalan internal Gapeksindo yang karut marut karena ditinggal ketua terdahulu (meninggal, red). Ia berharap di bawah komandonya Gapeksindo Kota Depok dapat menjadi organisasi mandiri dan profesional.

“Tidak boleh ada lagi anggota Gapeksindo berebut paket. Semua harus dapat diatur sesuai aturan yang berlaku dalam organisasi,” tandasnya.

Dia berjanji akan memperbaiki jalinan komunikasi yang sempat tersumbat antara Gapeksindo, pers, lembaga swadaya masyarakat, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Padahal, ketiga lembaga itu merupakan elemen penting yang dapat membangun Kota Depok kearah yang lebih baik.

 “Kita akan perbaiki seluruh jalinan komunikasi yang selama ini masih tersumbat,” ucap Luhur.

Luhur menambahkan, mengenai ketidak hadiran wakil Pemkot Depok dalam acara Musyawarah III Gapeksindo Kota Depok, tutur Luhur, dirinya hanya dapat menyesalkan saja.

“Padahal, Pemkot Depok merupakan mitra kerja Gapeksindo dan asosiasi profesi kontruksi lainnya di Kota Depok. Namun komunikasi akan terus kita perbaiki,” ujarnya.

Ditempat yang sama, Ali Abudar, selaku Ketua Gapeksindo Provinsi Jabar, berharap masukan dari seluruh perwakilan Gapeksindo di Indonesia, termasuk Kota Depok. Sebab, masukan yang diberikan perwakilan menjadi sangat penting karena terkait dengan regulasi di tiap daerah.   ” Gapeksindo Jabar sangat membutuhkan masukan untuk lebih memajukan organisasi ini,” imbuhnya.

Ali berjanji pada tahun 2015 ini pembuatan Surat Badan Usaha (SBU) tidak akan terlambat lagi. Sebab, Pemerintahan Joko Widodo (Jokowi) sangat berpihak pada pengusaha kontruksi.  ” Saya berjanji tidak lagi ada hambatan dalam pengurusan SBU,” ucapnya. (Faldi/Sudrajat)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *