Muhktar Papar Pasien Covid 19 Warga Anjungan dan Penangannya Pasien

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH :  Ditemukannya kluster STT Anjungan ini bermula dari pasutri dosen terdeteksi positif Covid-19 dan menjalani perawatan isolasi khusus di RS Soedarso Pontianak, hal ini usai beberapa hari menjalani perawatan, satu pasien dinyatakan meninggal dunia.

Pihak Tim Gugus Tugas Penanganan Cepat Covid-19 Kabupaten Mempawah, drg Mukhtar Siagian, Rabu (09/09/2020), mengatakan ada lima kasus positif Covid-19 dari kluster STT Anjongan. Dengan tambahan itu maka total kasus positif kluster itu menjadi 8 orang dengan satu diantaranya meninggal dunia.

Baca juga

Ngerih di Depok Penyebaran COVID-19 Semakin Masif, Perlu Penanganan Serius

Bersama Ketua Yayasan Ardya Garini, Ketua Persit KCK PD XII/Tpr Ikuti Webinar Wirausaha Mandiri

LANTAMAL XII SAMBUT HUT TNI AL KE 75 DENGAN BAKSOS KESEHATAN DAN PEMBAGIAN SEMBAKO

Polres Kukar Cek Harga Kebutuhan Pokok Dan Himbau Protokol Kesehatan Covid-19

Polsek Palmerah, Jakarta Barat, bersama Biznet Dukung Kegiatan Belajar Secara Daring Di Tengah Pandemi Covid19

“Kita sudah mendapatkan surat resmi dari Dinkes Pemprov Kalbar bahwa ada tambahan 5 kasus positif Covid-19 dari kluster STT Anjongan. Total menjadi 8 kasus positif. Dengan rincian 7 dalam perawatan, 1 meninggal dunia,” ungkap Mukhtar.

Dikatakannya kembali, ada 5 kasus positif Covid-19 kluster STT Anjongan itu merupakan dosen dan mahasiswa hasil tracking dari kasus pasangan suami istri (pasutri) dosen STT Anjongan.

“5 orang ini sempat kontak langsung dengan pasien positif pasutri dosen STT Anjongan yang lebih dulu terdeteksi positif Covid-19,” ujarnya.

Hingga kini, lanjut Mukhtar, dari 5 pasien positif Covid-19 kluster STT Anjongan itu sudah menjalani karantina ketat di asrama Kampus STT Anjongan, semua pasien positif tidak ada keluhan sakit.

“ini kita dapati dari hasil swab tanggal 27 Agustus lalu, mereka sempat ada keluhan demam, batuk, pilek dan tenggorokan sakit. Tapi sekarang sudah tidak ada keluhan apapun,” sebutnya.

Terkait saran Dinkes Provinsi agar dilakukan penutupan aktivitas Kampus STT Anjungan, Mukhtar memastikan sudah dilaksanakan. Bahkan, penutupan sudah dilakukan sejak ditemukannya kasus positif Covid-19 terhadap pasutri dosen di kampus itu.

“Jadi kasus positif pertama kali ditemukan, Kampus STT Anjungan sudah ditutup dan dihentikan sementara aktivitasnya,” tukas Mukhtar./H.Gun.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *