Muhammad Idris Lakukan Apel Siaga dan Gerakan Serentak Penyemprotan Disinfektan di Seluruh Wilayah Desa Sejegi

POSTKOTAPONTIANAK.COM

Mempawah Desa Sejegi – Salah satu mendukung program Pemerintah untuk memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19 (corona), Kepala Desa Sejegi Kecamatan Mempawah Timur Kabupaten Mempawah Muhammad Idris, lakukan Gerakan penyemprotan disinfektan di Seluruh Wilayah Desa Sejegi, Sasarannya rumah warga, ruko, rumah ibadah, rumah sekolah dasar, tempat wisata relegi makam habib husien dan fasiltas Umum lainnya, selain itu juga dilakukan pembagian masker gratis, pembagian hand sanitezer gratis di rumah – rumah ibadah, hal ini dilakukan di wilayah pemerintahan Desa Sejegi. Sebelum pelaksanaan kegiatan ini, kepala desa sejegi Muhammad Idris sudah melakukan rakor dengan BPD Desa sejegi, Perangkat Desa Sejegi, BABINSA, BABINKAMTIBMAS, pengurus RT dan RW setempat, dengan membentuk Tim Relawan Lawan Corona Virus Disease (Covid-19) Desa Sejegi, kamis (02/04/2020).

Kades Sejegi Muhammad Idris saat ditanyai dengan didampingi oleh Camat Kecamatan Mempawah Timur, Babinsa Desa Sejegi, Bhabinkabtimas Polsek Mempawah dan pengurus BPD Desa Sejegi menyampaikan, “Kita lakukan Gerakan Serentak penyemprotan disinfektan ke rumah-rumah warga, ruko rumah ibadah, Sekolah, Pontren, tempat wisata religi makam habieb husien, dan fasilitas Umum lainnya, pembagian masker gratis, Hand Sanitizer di rumah ibadah, dengan tujuannya sesuai intruksi oleh Gubernur Kalimantan Barat Bapak Sutarmidji, Bupati Mempawah ibu Erlina SH., M.H., Kapolres Mempawah, yaitu sebagai antisipasi dan pencegahan berkembangnya virus covid-19 (corona) dan memutus mata rantai berkembangan virus tersebut di wilayah pemerintahan Desa Sejegi.”

“Sesuai dengan Arahan dari Bupati Mempawah, Kepala Desa bersama Pengurus BPD, Babinsa Desa Sejegi, Bhabinkabtibmas, Perangkat Desa Sejegi hingga pengurus RT dan RW, beserta Masyarakat yang merupakan garda terdepan dari tim Relawan melawan Corona Virus Disease 19 dalam upaya Penanganan Pencegahan Penyebaran Covid-19 (Corona) di wilayah Desa sejegi.”

“Sesuai hasil rapat kami bersama, bahwa kegiatan penyemprotan ini akan kami lakukan selama 3 hari kedepan, karena ade wilayah RT di desa sejegi yang jaraknya cukup jauh, sehingga perlu waktu hingga sampai ketempat tersebut dan itu kami lakukan pada hari terakhir nantinya, jika tidak ada aral halangan, sabtu atau minggu tanggal 4 atau 5 April 2020. Untuk anggaran yang kami lakukan sesuai Arahan dari Bupati Mempawah dengan menggunakan anggaran desa dan itu sudah kami koordinasi dengan sejelas-jelasnya bersama bapak Camat, agar kami tidak salah dalam penggunaan dana desa ini.” Jelas Kades Sejegi Muhammad Idris.

“Kami selaku kepala wilayah di desa sejegi, berharap kepada masyarakat desa sejegi agar selalu menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan diri termasuk selalu cuci tangan sebelum dan melakukan kegiatan.” Harapnya.

“Kami menghimbau kepada warga pendatang yang masuk ke Desa Sejegi, harus diisolasikan selama 14 hari, yang nantinya akan kita siapkan rumah tempat isolasi.” Jelasnya

“Hal yang terpenting kami juga Tegaskan yaitu, karena di desa sejegi sering berdatangan pemancing baik itu dari wilayah kabupaten mempawah maupun luar kabupaten mempawah, Saya selaku Kepala Wilayah Desa Sejegi Menyampaikan agar tidak melakukan aktivitas memancing untuk saat sekarang, ini demi kebaikan kita semua. Dan sudah saya perintahkan kepada Kadus, RT dan RW se Desa Sejegi agar memantau warga pendatang yang masuk ke desa sejegi.” Jelas Kades Sejegi Muhammad Idris.

“Ini saya sampaikan kepada warga desa sejegi yang tak kalah pentingnya adalah diberitahukan agar berdiam diri dirumah kalau tak ada kepentingan yang mendesak dan lain sebagainya, maka jika akan keluar rumah harus sangat-sangat perlu dan penting saja. Selain itu jika melihat seseorang yang mengalami demam, batuk, filek lebih dari 3 hari, segera memberitahukan kepada kantor desa, agar nantinya akan kami lalukan tindakan pencegahan, bersama aparat desa, babinsa desa sejegi, bhabinkabtimas polsek mempawah timur, dan petugas kesehatan klinik desa sejegi, agar bisa dilakukan tindakan medis lebih lanjut.” Tegas Kepala Desa Sejegi Muhammad Idris. (Gun)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *