Momentum Maulid Nabi Muhammad SAW Hijrah ke Arah yang Lebih Baik, Kata IPTU Joni Islam Memerintahkan Umatnya Menjaga Hidup dan Kesehatan

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH ( Sungai Kunyit ) – Kapolsek Sungai Kunyit IPTU Jonu, S.H., M.A.P mengajak seluruh umat muslim untuk menjadikan momentum Maulid Nabi Muhammad SAW untuk hijrah ke arah yang lebih baik.

Ia menegaskan banyak teladan dari Nabi Muhammad SAW yang patut diterapkan untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik.

Hadits sahih riwayat Abdullah bin Abbas ra., misalnya menarasikan sabda Rasulullah SAW, “ Manfaatkanlah lima perkara sebelum lima perkara: masa mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum fakirmu, waktu luangmu sebelum sibukmu, dan hidupmu sebelum matimu,” (HR. Ibnu Abi Dunnya, Al-Hakim, dan al-Baihaqi).”

Hadits itu mempunyai makna tersurat bahwa Islam memerintahkan umatnya menjaga hidup dan kesehatan. Kesehatan dan kehidupan adalah dua dimensi yang saling berkaitan satu sama lain dan begitu diperhatikan oleh agama Islam. Ajaran Islam yang memerintahkan umatnya untuk menjaga kesehatan dan menjaga jiwa (hifzh nafs) ini menemukan momentum yang tepat, ketika pandemi covid-19 yang memakan banyak korban nyawa. Dalam rangka menjalankan syariat Islam tersebut, pemerintah mengambil ikhtiar maksimal, yakni melalui kebijakan vaksinasi.

Dalil lain tentang wajibnya mendukung kebijakan vaksinasi dari pemerintah adalah sebuah hadits yang menyebutkan, “Dua kenikmatan yang sering dilupakan oleh kebanyakan manusia; kesehatan dan waktu luang.” (HR. al-Bukhari, at-Tirmidzi & Ibnu Majah). Urgensi menjaga kesehatan dan kehidupan ini mendorong para fuqaha’ (pakar fikih) membangun prinsip hukum Islam, yang disebut Maqashid al-Syari’ah. Yakni, tujuan-tujuan Islam sebagai perangkat hukum dalam beragama, berbangsa dan bernegara. Ada lima tujuan hukum Islam, dan dua di antaranya adalah jiwa agar tidak mati dan menjaga keturunan agar terus dapat melanjutkan generasi.

BACA JUGA

Antusias Peserta BIMTEK PETERNAKAN Kab. Mempawah Beruntun Pertanyaan Dilontarkan Oleh Peserta

Ini Sederet Pertimbangan Yang Meringankan Brigadir NP Dalam Persidangan

Danbrigif 19/KH Buka Pralatma Kekar Malindo 44-AB/2021

Karena Nabi kita adalah uswatun hasanah. Sehingga umat Muslim harus menjadi Pengerak dalam semangat untuk mewujudkan kemajuan berbangsa dan bernegara, terutama dalam menyelesaikan masalah-masalah sosial,” kata Iptu Joni dalam keterangan, Jumat, (22/10/2021).

Turut  dihadiri pada acara tersebut,  Drs. M. Erfiza, M.Si, Kepala KUA H. Edy Firdaus, S.Hi, Kepala Desa Semudun M. Yusuf. YK, Bhabinkamtibmas Brigpol Aguswanto, Babinsa Koptu Suryanto Wahyudi, Ketua Masjid Jami Nurul Jannah H. Sirin ayyun, serta ketua PHBI Masjid Jami Nur Jannah Desa Semudun M. Yuda, Penceramah Ust. Dian Sentosa, S. Pd

Didalam kesempatan itu Camat Sungai Memberikan Himbauan dan mengajak masyarakat  Sungai Kunyit untuk Melaksanakan Vaksin Covid 19 agar masyarakat terlindungi ancaman terpapar virus corona.

” Ayo kita vaksin semua, biar terhindar dari Covid 19 demi tercapainya kekebalan tubuh biar kita sehat, Sungai Kunyit sehat, Mempawah sehat. ” ujar  Camat./*

US


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published.