Miras Tak Bertuan ?

Kombespol Iwan Imam Susilo Sik MH./ foto : dok postkotapontianak.com
Kombespol Iwan Imam Susilo Sik MH./ foto : dok postkotapontianak.com

POSTKOTAPONTIANAK.COM 

( PONTIANAK ) – Kalbar yang berbatasan langsung dengan Malaysia dan Brunai Darussalam kerap jadi ladang subur illegal trading. Tidak hanya Narkoba dan Barang Illegal lainnya, Miras atau minuman keras pun beredar luas di masyarakat.

Kapolresta Pontianak, Kombespol Iwan Imam Susilo Sik MH yang ditemui postkotapontianak.com dikantornya Kamis malam, 23/3/2017 merasa prihatin dengan peredaran Miras ditengah tengah masyarakat Kota Pontianak.

Seperti kasus baru baru ini, 4 truk yang sarat Minuman Beralkohol dengan kadar tinggi ditangkap di jalan Zainuddin Pontianak. Diperkirakan ada 13.000 botol Minuman Keras yang terdiri dari 7 jenis dari berbagai merk diantaranya red lebel dan black label.

Iwan Imam mengatakan bahwa hingga kini Tersangka belum ditangkap. Pihaknya masih mendalami kasus Miras ini. Pemilik Miras konsumsi kalangan atas ini masih dicari.

Supir supir yang mengemudikan truk sarat muatan Miras ini telah diambil keterangannya untuk dikembangkan siapa pemiliknya. “Yang jelas Miras ini diduga dari perbatasan. Dan hal ini menjadi attensi Presiden dan Kapolri jadi harus saya ditindaklanjuti.” kata Iwan Imam.

Jumlah 13.000 botol memang bukan jumlah yang sedikit. Bila dirupiahkan pun harganya Milyaran. Yang jelas Miras ini dari seberang dan illegal. Dan saat ini masih diperiksa.

Iwan Imam menambahkan bahwa penyewa truk adalah ekspedisi. Dan pihaknya masih memeriksa kasus ini. Siapakah pemilik 13.000 botol miras ini? Kita tunggu perkembangan selanjutnya. (Tri)

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *