Menuju New Normal, Perlu Ditiru Warga Rt.006/Rw.002 Dalam Pemilihan Ketua RT

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH ANTIBAR – RukunTetangga merupakan Pemerintahan Desa paling kecil, dimana dalam memilih seorang Ketua RT. Warga RT.006/Rw.002 Dusun Pendidikan Desa Antibar, mempunyai cara terbaru dalam melaksanakan pemilih Ketua RT yang dianggap kali pertama dilakukan di wilayah Kabupaten Mempawah. Sabtu (06/06/2020).

Zulkarnaidi selaku Kades Antibar menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pemilihan Ketua Rt.006/Rw.002 Dusun Pendidikan baru pertama kali diadakan dengan sistem jemput bola, hal ini dilakukan panitia dalam situasi pandemic covid 19 untuk menuju kehidupan New Normal, selain itu warga juga melakukan kegiatan secara mandiri dengan dana secara swadaya warga dan tidak ada sedikitpun membebankan kepada Pemerintahan Desa.

“Kami ucapkan terima kasih kepada warga Rt.006/Rw.002, khususnya Panitia Pelaksana pemilihan ketua RT ini, karena berapresiasi dalam menciptakan sesuatu yang baru dalam pemilihan ketua rt ini, dan itu perlu di contoh dan ditiru oleh rukun tetangga yang lain,” ucapnya

“Dalam pelaksanaan pemilihan ketua RT, panitia melakukan sistem jemput bola, dimana panitia tetap melakukan tahapan dalam proses; Pendataan pemilih yg berhak memilih, Pendaftaran calon ketua RT, Pencabutan no urut calon ketua Rt, Penyerahan hak suara kepada pemilih dirumah pemilih, dan penjemputan atau pengambilan surat suara dirumah pemilih,” jelasnya

Disampaikan Kades Antibar Zulkarnaidi, sistem jemput bola adalah, panitia memberikan surat suara kepada pemilih satu hari sebelum dilaksanakan pemilihan itu, dan untuk esoknya baru panitia mendatangi kembali dan mengambil surat suara tersebut. Ini yang membuat suatu pembaharuan dari warga Rt.006/Rw.002 yang perlu ditiru dan dicontoh oleh panitia dalam melakukan pemilihan, selama masa pandemic covid 19 dan menuju new normal tersebut.

“Pemilihan ini dikawal aparatur desa dan saksi-saksi, proses pemilihan Ketua RT. 006 ini berlangsung aman, tertib dan lancar. Setiap pemilih menggunakan hak suaranya dengan memasukkan surat suara ke kotak suara yang kita bawa dari rumah ke rumah,” jelasnya

“Sesuai yang sudah didata oleh panitia, ada 145 orang yang berhak memilih, dimana semua warga Rt.006/Rw.002 ikut memilih walau pun ada surat suara yang rusak dalam perhitungan suara,”jelasnya

“Besar harapan saya kepada pemerintah untuk menjadi wacana kedepan yang sudah dilakukan oleh warga Rt.006/Rw.002, dimana ditengah wabah virus covid 19, melakukan pemilihan dengan mengikuti anjuran pemerintah dan protap yang sudah ada. Dengan tidak membuat orang berkumpul ramai sehingga kita sudah mengikuti aturan dari pemerintah,” jelasnya

Lanjut dikatakan, semoga sudah terpilihnya ketua Rt 006/Rw.002 bisa mengemban amanah dari warga dan menjalankan fungsi sebagai ketua RT sebagaiman mestinya yang sudah diatur dalam Undang Undang Pemerintah Desa, karena Rt merupakan bagian dari Pemerintahan Desa.

Dengan demikian biar senergis berjalan satu arah, mari bekerjasama membangun desa antibar menuju kedepan lebih baik. Saling memberikan arahan dan petunjuk untuk membina kerukanan warga tetap seimbang dalam lingkungan masyarakat.(Guns)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *