Membludak 600 Penerima BST di Kantor Pos, Anjuran Jaga Jarak Terabaikan

POSTKOTApontianak.com
MEMPAWAH. Penyaluran Bantuan Sosial Tunai (BST) Covid-19 dari Kemensos RI di wilayah Kabupaten Mempawah berlangsung sejak tanggal 16-23 Mei 2020 di seluruh Kantor Pos. Secara keseluruhan, penyaluran berjalan lancar. Tapi sangat disayangkan para penerima BST kurang memperhatikan ketentuan untuk menjaga jarak.

Seperti yang terlihat di sejumlah Kantor Pos di Kabupaten Mempawah, Kamis (21/05/2020) pagi. Sejak awal, Keluarga Penerima Manfaat (KPM) BST Covid-19 Kemensos RI berbondong-bondong mendatangi Kantor Pos. Mereka datang lebih pagi agar mendapatkan antrian terdepan untuk proses pencairan uang tunai Rp 600 ribu.

Kondisi ini menyebabkan terjadinya penumpukan KPM di depan Kantor Pos. Parahnya, mereka tidak memperhatikan ketentuan untuk menjaga jarak yang menjadi protap dan ajuran pemerintah dimasa pandemi Covid-19. Meski petugas kepolisian berusaha memberikan pemahaman dan mengarahkan masyarakat agar mengatur jarak, namun tak membuat masyarakat menerapkan ketentuan jaga jarak dengan baik.

Bahkan, ada KPM yang membawa anaknya dalam antrian orang di depan Kantor Pos. Situasi itu sangat membahayakan kesehatan masyarakat ditengah pandemi Covid-19. Diharapkan pihak Kantor Pos dapat membuat aturan tegas dalam penerapan jaga jarak tersebut.

“Kita sangat menyayangkan terjadinya tumpukan antrian masyarakat di depan Kantor Pos tanpa memperhatikan aturan physical distancing. Situasi ini sangat rawan dan membahayakan masyarakat itu sendiri,” pendapat masyarakat Mempawah, Bachtiar.

Karena itu, Bachtiar menyarankan agar Kantor Pos dan aparat keamanan membuat aturan tegas terkait penerapan jaga jarak bagi masyarakat penerima BST. Hal itu sangat penting untuk mengantisipasi terjadinya penularan Covid-19.

“Mestinya aturan physical distancing bisa diterapkan dengan baik dalam proses penyaluran BST ini. Jangan sampai momentum penyaluran BST justru menjadi petaka penyebaran Covid-19 di Kabupaten Mempawah,” tukasnya.(De’res)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *