Melepaskan Borgol Polisi, Kabur Lewat Jendela Mobil, Diakhiri Dengan Timah Panas dan Tersungkur

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH – – Satuan Reskrim Polres Mempawah beserta Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh berhasil meringkus pelaku Curanmor di depan salah satu Cafe di jalan raya Desa Galang Kecamatan Sungai Pinyuh Wilayah Hukum Polsek Sungai Pinyuh Polres Mempawah. Sabtu (11/07/2020).

Pelaku Curanmor diketahui berinisial Jo, telah melakukan pencurian 1 unit ranmor suzuki satria fu nopol KB 3433 BR milik The Song Min (38) warga Desa Nusapati. Tak terima motornya dibawa kabur, korban melaporkan kasus itu ke Polsek Sungai Pinyuh pada bulan Maret lalu.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh melakukan penyelidikan untuk melacak jejak pelarian pelaku. Diketahui pelaku JO bersama rekannya OK yang telah berhasil membawa kabur sepeda motor Suzuki Satria F dengan nomor polisi KB 3433 BR milik The Song Min (38) warga Desa Nusapati.

Dengan laporan tersebut, tim reskrim polsek sungai pinyuh dan polres mempawah berkoordinasi untuk melakukan pengembangan penyelidikan kasus pencurian ranmor, berbuah hasil penyelidikan, petugas mengetahui keberadaan JO di Dusun Ambalau, Kelurahan Anjongan Melancar, Kecamatan Anjongan.

Dengan seksama dan cekatan, petugas berhasil meringkus JO, kemudian mengamankan TSK dan selanjutnya melakukan pengembangan kasus di Desa Pak Kawin, Kecamatan Toho. Namun, didalam perjalanan JO berusaha melarikan diri. Aksi nekad JO ini nyaris saja berhasil. Sebab, JO telah melepaskan borgol dan kabur melewati jendel depan mobil.

Sempat terjadi kejar-kejaran antara petugas dan TSK, dengan berusaha kabur meski dalam keadaan terborgol, tak mau buruannya kabur begitu saja, Unit Reskrim Polsek Sungai Pinyuh dan Polres Mempawah berusaha melakukan pengejaran. Petugas memberikan tembakan peringatan agar JO mengurungkan niatnya untuk kabur. Namun, peringatan tersebut tak diindahkan JO. Tiga kali tembakan di udara tak membuat nyali JO ciut. JO terus berlari, dan petugas melakukan pengejaran.

Hingga akhirnya, Polisi menembakan peluru panas dan mengenai kaki JO. Tembakan itu membuat JO terperosok masuk ke dalam kolam. Namun, JO masih tak menyerah. Dirinya bangkit dan kembali berlari menghindari petugas. Kontan saja, petugas kembali melepaskan timah panas dan mengenai punggung belakang sebelah kanan. Kali ini JO tumbang dan masuk ke parit areal persawahan. JO pun berhasil dibekuk petugas.

Dua luka tembak yang dialami JO, membuat dirinya harus dilarikan ke Puskesmas Sungai Pinyuh untuk mendapatkan perawatan medis. Satu luka tembak dibagian kaki, dan satu lainnya di punggung belakang sebelah kanan menembus ketiak dan perut dada kanan.

Kapolres Mempawah, AKBP. Tulus Sinaga, S.Ik., SH., MH., melalui Paur Humas, Ipda Lidwina membenarkan keberhasilan jajaranya mengungkap kasus curanmor dengan pelaku JO. Kasus curanmor yang dilakukan JO terjadi pada 29 Februari lalu di depan salah satu Cafe, Jalan Raya Desa Galang, Kecamatan Sungai Pinyuh wilayah Hukum Polsek Sungai Pinyuh Polres Mempawah.

“TSK JO berhasil kita ringkus, dengan terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena berusaha melarikan diri saat dibawa oleh petugas. Atas perbuatannya, pelaku JO dijerat dengan hukuman pidana pencurian pasal 363 KUHP,” ungkap Lidwina.(GN/DN).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *