Melawi Nanga Pinoh dan Sekitarnya di Kepung Banjir Dengan Ketinggian Air 2 Hingga 3 Meter

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MELAWI – KALBAR !  Melawi Nanga Pinoh terancam banjir kota Nanga Pinoh Melawi.

Intensitas curah hujan yang tinggi hampir sepekan ini, akibat curhat hujan tinggi di penghuluan.seprti d daerah kecamatan Serawai dan Amplau  mengakibatkan sejumlah sungai di Kabupaten Melawi sungai mendukung sungai Ella, sungai Berlimbing, sungai Dalam Nanga Kayan meluap.S

Sepertisungai Pinoh, Sungai Sayan, dan Terjadi kebanjiran besaran. Ada dugaan bahwa akibatnya penambangan hutan setiap daerah banyak terjadi kebanjiran, merupakan salah satu penyebabnya.

Kabupaten Melawi pun kini dalam kondisi berkepung banjir. Hampir semua kecamatan terjadi. Ribuan rumah wargapun terendam, dengan ketinggian bervariasi hingga 2 meter hingga 3 meter.

Pemerintah Kabupaten Melawi melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).saat di hubungi media online DRS Safaruddin mm. Masyarakat waspada dan hati-hati pontensi tinggi nya curhat hujan di penghulu am kecamatan kecamatan masih kuat curhat hujan,, Safaruddin menjelaskan kami dan instansi terkait lainnya terus mendata korban banjir.

“Hujan dengan intensitas tinggi hampir merata di wilayah Kabupaten Melawi, membuat Sungai Pinoh dan Sungai Melawi meluap. Hampir semua kawasan tergenang air saat ini. Bahkan air juga sudah mulai menggenangi pasar Kota Nanga Pinoh Melawi Sabtu (11/7/2020) siang

Khususnya mereka yang bermukim di dekat bantaran sungai desa Paal kenual Tanjung niaga desa- desa lainnya d kota Nanga Pinoh Melawi,Sedangkan korban banjir di Kota Nanga Pinoh Melawi dan kecamatan lainnya, masih dalam pendataan personil dilapangan,pungkasnya

“Kita terus memantau kelapangan dan berkoordinasi d lapangan diseluruh kota Nanga Pinoh Melawi. Terkait situasi saat ini. Warga diminta tetap waspada, karena air terus naik curhat hujan Minggu ini. untuk bantuan segera diberikan untuk masyarakat terkenak banjir Drs Safaruddin MM, pemerintah kabupaten Melawi badan Penanggulangan becana daerah./ Jon


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *