Masyarakat Minta LSM KAMPUD Kawal Terus Kasus Bupati Lampung Timur di KPK

( Foto saat aksi di depan gedung KPK./istimewa )

LAMPUNG TIMUR, POSTKOTAPONTIANAK.COM – Gerakan LSM KAMPUD sangat diharapkan oleh masyarakat Lampung Timur, untuk mendesak KPK mengusut tuntas kasus yang menjerat bupati Lampung Timur (Chusnunia Chalim) mengenai indikasi penyimpangan penyaluran Dana Bansos di Kemnakertrans tahun 2010, 2012,2013 dan 2014 selagi beliau menjabat sebagai anggota Komisi IX DPR RI.

Seperti yang dituturkan oleh Sekjen Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Independent Pemberantasan Korupsi (LSM GIPAK) Rini Mulyati mengatakan “Saya sebagai masyarakat Lampung Timur sangat prihatin dan juga kecewa atas kasus yang menjerat Bupati Lampung Timur (Chusnunia Chalim), dan saya sangat mengkhawatirkan hal yang sama terjadi di Lampung Timur berkaitan dengan dana hibah tahun 2016 dan 2017 bahkan itupun sudah terjadi. Diyakini juga kasus tersebut dapat berdampak pada kinerja Bupati Lampung Timur. ujarnya menutup pembicaraan.

Terpisah, Ketua LSM TOPAN RI Nurbey Husin, juga mengkhawatirkan dana Hibah tahun 2016 diduga sudah terjadi penyalahgunaan dan penempatan seperti dana-dana hibah untuk beberapa LSM banyak yang tidak terserap, salah satunya dana hibah untuk LSM TOPAN RI yang sudah diketokpalukan bahkan sudah dijadikan peraturan Bupati senilai puluhan juta rupiah namun tidak bisa dicairkan, jelasnya.

Ironisnya lagi saat dimintai keterangan mengenai kasus yang menjerat Bupati Lampung Timur(Chusnunia Chalim) beberapa anggota dewan bahkan pengusungnya sendiri (Pengusung Bupati Lampung Timur) saat dihubungi via handphone, seperti Akmal Patoni (Anggota Dewan dari Partai PKB), Abas (Selaku Ketua Fraksi Partai PKB), Taufik Gani (Anggota Dewan dari Partai Demokrat), Suheri (Anggota Dewan dari Partai Golkar), mereka semua bingung harus berkomentar apa dan menyarankan untuk menghubungi Ketua dan Wakil Ketua, sedangkan Ketua (Ali Johan) dan Wakil Ketua (Lela) saat dihubungi via ponsel tidak aktif, dan saat dijumpai ke kantorpun sedang tidak ada ditempat./* (Burhannudin)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *