Masyarakat Desa Pusat Damai Lakukan Proses Ndudas

( Foto : Istimewa ).

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( SANGGAU ) – Masyarakat Desa Pusat Damai Kecamatan Parindu 14 Juli 2017 melakukan acara ngudas. Ngudas merupakan salah satu tradisi masyarakat adat Dayak di Kecamatan Parindu. Ngudas atau remah tanah adalah suatu prosesi yang biasa dilakukan ketika akan membuka lahan baru. Tujuan prosesi ini adalah untuk meminta maaf kepada para penghuni tak kasat mata yang dipercaya oleh masyarakat dari prespektif tradisi agar mereka berpindah tempat serta tidak menggangu proses pembukaan lahan hingga lahan tersebut digunakan dengan semestinya. Prosesi ini diikuti oleh para pemilik lahan serta para pekerja alat berat yang digunakan dalam membuka lahan.

“ Ada sekitar enam puluhan hektar yang akan dibuka. Ada tiga kelompok tani yaitu Penyoren, Sampak, dan Engkajau yang masing masing memiliki sekitar dua puluhan hektar yang akan dibuka “ jelas Pak Yom, salah satu tokoh masyarakat Pusat Damai.

Areal tersebut merupakan areal yang akan dijadikan sawah dalam rangka mendukung program pemerintah tentang ketahanan pangan.

Prosesi ini juga dihadiri oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Tanaman Pangan Hortikultura dan Pertanian Kabupaten Sanggau yang diwakili oleh Fuad Maryadi ,S.P berserta anggota di Kecamatan Parindu , Camat Parindu Drs.Paulus Usrin Msi, Danramil Parindu yang diwakili oleh Kini beserta anggota serta Kapolsek Parindu yang diwakili oleh Brigadir Warjianto selaku Babinkantibmas Desa Pusat Damai, Ketua DAD Kecamatan Parindu E. Acang dan Kepala BP3K Parindu, Fx Damsuki.

Dengan kegiatan cetak sawah ini, petani ingin menunjukan kepada pemerintah bahwa ada kesungguhan untuk melaksanakan program ketahanan pangan sehingga dapat menunjang ketahanan pangan di Kabupaten Sanggau.

“ Target kami adalah panen dua kali setahun, beras dapat di expose ke Dolog, dan petani juga berharap ada bantuan bibit unggul serta pupuk dari pemerintah untuk periode dua kali panen pertama dan selanjutnya kami yakin petani mampu mandiri. “ Tambah Pak Yom. /Dor/(Andi PKP).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *