Massa Beri Deadline 17 Januari Anggota Gafatar Hengkang

Kepolisian melakukan pengamanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. /Foto : Suharmadi Handy Man
Kepolisian melakukan pengamanan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. /Foto : Suharmadi Handy Man
MEMPAWAH ! POSTKOTAPontianak.com – Ratusan massa dari masyarakat Mempawah tadi malam menyisir beberapa rumah yang dijadikan tempat tinggal sebagian warga pendatang yang dicurigai kelompok organisasi Gerakan Fajar Nusantara (Gafatar).
Massa bergerak dimulai sekitar pukul 20:00 di salah satu yang di Jalan Pangsuma Antibar Mempawah Timur. Aksi Damai ini mendatangi dan menanyakan langsung terkait keanggotaan Gafatar.
Pantauan PostkotaPontianak.com menginformasikan bahwa massa yang datang itu meminta agar para warga pendatang yang mengaku Gafatar segera meninggalkan Mempawah.
Dialog antara masyarakat dan warga yang diduga kelompok organisasi Gafatar di Antibar-Mempawah./ Foto : Suharmadi Handy Man
Dialog antara masyarakat dan warga yang diduga kelompok organisasi Gafatar di Antibar-Mempawah./ Foto : Suharmadi Handy Man

 

Batas waktu yang diberikan hingga tanggal 17 Januari atau ada masih ada dua atau tiga hari lagi yang diberikan untuk membereskan barang-barang miliknya.
Dalam aksi ini juga tidak luput dari pantauan Polres Mempawah yang turun langsung dilokasi.
Setelah puas memberikan penjelasan dan warning, massa bergerak ke Desa Pasir Mempawah Hilir. Apa yang diakukannya juga sama yakni menanyakan terkait kelompok Gafatar dan meminta agar segera hengkang dari Mempawah.
Massa yang semakin bertambah tidak hanya berhenti di Desa Pasir saja, melainkan dengan mengendarai sepeda motor massa terus bergerak. Dan tepat di salah satu rumah samping LLKUKM (KLK,red) massa kembali berhenti. Jam pun telah menunjukkan pukul 00:00 dan melakukan upaya persuasif agar segera meninggalkan Mempawah untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Aksi damai dari perkumpulan masyarakat Mempawah ini menginginkan agar kondisi wilayah tetap kondusif. /san/dn-PKP

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *