Masalah Muatan Kendaraan Ada Ketentuannya, Tidak Asal Muat

SANGGAU – Muatan truck mengangkut buah kelapa sawit terlalu berlebihan demikian juga mobil exspedisi muatannya, membumbung tinggi melebihi bak truck kendaraannya. Dengan muatan yang penuh, hingga melebihi bak kendaraan.

Seharusnya ini jangan di biarkan dan harus dikenakan sangsi, karena melebihi muatan yang telah ditentukan.

ini sangat membahayakan orang jika jatuh, disamping itu juga jalan cepat mengalami kerusakan.

Hal tersebut dikatakan Bambang Rusbandi mantan ketua Kadin kabupaten Sanggau.

Menurut Bambang,semua kendaraan pengangkut sawit melebihi kafasitas muatannya,dalam sehari puluhan truck yang hilir mudik di sanggau ini mengangkut sawit.

Anehnya kata Bambang, buah sawit yang dari sosok di bawa ke Semuntai demikian juga sebaliknya. Kenapa buah yang di sosok itu tidak dijual,di sosok saja,bahkan ada yang dari Meliau bawa ke Semuntai.

Bambang, juga mempertanyakan ke beradaan jembatan timbangan mobil yang ada di Sosok, sebetulnya apa sih fungsi timbangan itu katanya, kita lihat setiap mobil angkutan dipastikan masuk dan ditimbang muatannya.

“Mereka yang muatannya lebih tidak pernah ditindak dan tetap melanjutkan perjalanannya, percuma saja jembatan timbang,” kesalnya.

Kita hawatirkan mereka bayar sangsi denda kepada petugas baru melanjut kan perjalanan,Saran saya jika muatannya lebih harus diturunkan, apa bila petugas tegas, saya yakin mereka tidak berani lagi mengisi muatan semaunya.

Alhamdulilah jalan Provinsi Sanggau ke pontianak sudah lumayan bagus, tidak seperti beberapa tahun yang lalu. Namun jika truck angkutan sawit ini, dibiarkan seenaknya mgangkut saya yakin tidak lama jalan kita akan hancur kembali kata Bambang masyarakat yang merasakannya.

Yang merasakan kerusakan jalan tersebut tentu saja masyarakat.
“Jika sudah jalan rusak, masyarakat bukannya meminta tanggungjawab dari perusahaan, tapi minta tanggung jawab pemerintah. Bahkan, melakukan demo ke kantor Bupati atau DPRD pemda yang disalahkan kenapa tidak demo ke perusahaan sawit.Adakah perusahaan itu peduli dengan kerusakan jalan.

Sementara kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sanggau Anselmus, menjawab pertanyaan mengatakan Masalah bobot muatan kendaraan itu ada ketentuannya, tidak asal muat saja,apa bila kita temukan tetap kita tindak, ujarnya.

Mengenai Jembatan timbang yang ada di Tayan Hulu, itu adalah kewenangan Provinsi, kebetulan saja letaknya di daerah kita.

Jika anda ingin tahu tentang fungsi dari pada jembatan timbang itu,langsung saja konfirmasi ke Sosok ,atau keperhubungan Provinsi, ungkapnya mengahiri keterangan./H2H.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *