Maman Gugat Kades Penibung Penetapan Kaur Keuangan Kantor Desa Penibung

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH ! PENIBUNG : Maman Suratman, Ketua LSM Mempawah Berani dan juga adalah salah satu warga desa Penibung, kali ini melaporkan Kepala Desa Penibung Nyai Sita Sarah S.Pd., kepada Badan Permusyawaratan Desa Penibung, terkait dugaan melanggar larangan sumpah dan janji yang dilakukan oleh kepala Desa Penibung dalam perekrutan dan penetapan Kaur Keuangan Kantor Desa Penibung. Selasa (14/04/2020).

Pelaporan yang dilakukan oleh Maman Suratman, yang juga mewakili dari masyarakat desa Penibung kontra terhadap penetapan Kepala desa Penibung adalah suatu bentuk usaha yang dilakukan oleh Kepala desa Penibung Nyai Sita Sarah S.Pd., untuk kepentingan dan menguntungkan diri pribadi. Selaku warga desa Penibung bersama para masyarakat Penibung karena merasa perlakuan kepala Desa Penibung adalah perbuatan tidak benar dan melanggar aturan hukum.

Saat ditemui Maman Suratman, Ketua LSM Mempawah Berani dan warga Masyarakat Desa Penibung menyampaikan, “Saya dalam hal ini lakukan adalah untuk melawan kekuasaan yang menindas, kekuasaan sewenang-wenang yang zolim, jadi saya tidak melawan secara pribadi tetapi bersama warga masyarakat desa Penibung yang merasa dibohongi oleh Kepala desa. Saya lakukan ini agar hukum dan peraturan perundang-undangan di desa Penibung ini dapat berjalan dengan baik. Kalaulah memang kepala desa itu dinyatakan bersalah oleh BPD yang sebagaimana sudah terungkap juga dalam fakta-fakta tadi yang disampaikan oleh para saksi-saksi sampaikan pada saat persidangan pelaporan kepada BPD Desa Penibung. Maka meminta kepada BPD untuk memberhentikan Kepala desa dengan tidak hormat atas perbuatan yang sudah dilakukannya.”

Sebagai pelapor, Maman Suratmam juga mengharapkan, pelaporan yang dilakukan ini tidak sampai disini, dengan sangat agar juga sampai kepada Bupati Mempawah ibu Hj. Erlina SH., M.H., dan meminta untuk memberhentikan kepala desa Penibung, karena sudah banyak kesalahan dalam perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh Kepala desa Penibung.

Lanjut Maman Suratman juga katakan, “Disitu letaknya, maka karena Kepala desa bekerja untuk membantu warga Penibung, Kepala desa memerintahkan bukan menjadikan Kepala desa Diktator.”

“Kami hadir disini karena merasa ada persekongkolan yang dilakukan oleh Kepala desa Penibung Nyai Siti Sarah S.Pd., dengan Kaur Keuangan kantor Desa Penibung yang terpilih sekarang ini, pada perekrutan dan penetapan Kaur Keuangan Kantor Desa Penibung, dan ini jelas melanggar aturan hukum tata usaha negara dan hukum pidana.” ucapnya.

“Kami selaku warga masyarakat desa Penibung juga merasa sangat kecewa kepada Kepala desa ini, karena tidak hadir dalam persidangan dengan kami dan BPD. Ini masalah kemaslahatan atau orang banyak, kami hadir disini dengan pembuktian yang jelas dan jelas, itu juga kami sampaikan kepada pihak BPD Desa Penibung,” tegas Maman Suratman.

Persidangan yang dipimpin oleh ketua BPD desa Penibung, Sapawi dengan didampingi oleh dua orang anggota BPD, ini untuk menindaklanjuti dari laporan masyarakat desa Penibung yang diwakili Maman Suratman.

Ketua BPD Sapawi mengatakan “Kami sudah menerima laporan dari warga satu minggu sebelumnya, dimana dari laporan itu kami tindaklanjuti melakukan rapat internal BPD yang mana selanjutkan melakukan persidang ini.”

“Semua keterangan, baik dari Pelapor Bapak Maman Suratman yang mewakili warga Desa Penibung yang melakukan gugatan akan terpilihnya Kaur Keuangan kantor desa Penibung, bukti-bukti dari pelapor serta keterangan dari para saksi yang meliputi sekretaris desa, staf desa dan kaur keuangan yang terpilih. Dimana saat persidangan ini Kades Penibung belum bisa hadir dan berhalangan dikarenakan ada kegiatan Vitcom dengan ibu Bupati Mempawah di Kantor Kecamatan Mempawah Hilir. Hari ini kami selaku BPD Desa Penibung akan membuat surat panggilan kepada Kepala desa dan esok akan kita lanjutkan kembali persidangan ini, dengan kata lain sidang ini kami skor sampai esok,” jelas Ketua BPD Sapawi.

“Untuk agenda esok, kami lanjutkan dengan meminta keterangan dari Kepala desa. Setelah itu kami selaku BPD Desa Penibung akan melakukan rapat internal BPD. Kami tidak menutup kemungkinan akan menyampaikan hal ini kepada Camat Mempawah Hilir dan Kepala Bidang Pemerintah Desa untuk konsultasi dan koordinasi. Hal ini kami lakukan sebagai bahan masukan yang nantinya bahwa BPD akan mengeluarkan surat keputusan dari tindak lanjut dari permasalahan ini,” ungkap Ketua BPD Sapawi.

“Jadi untuk sekarang kami belum bisa memberikan kepastian, dan ini akan melalui proses, jadi dengan harapan agar para pihak bisa mengerti dan bersabar” harap Ketua BPD Sapawi./*

( Guns )


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *