lockdown Parsial (Karantina Wilayah) Ada Pula Daerah Yang Menerapkan

POSTKOTAPONTIANAK.COM

SINTANG. Di tengah masa darurat pandemi corona atau Covid-19 di Tanah Air masing-masing daerah menerapkan kebijakan berbeda-beda. Ada yang menerapkan kebijakan lockdown parsial (karantina wilayah) ada pula daerah yang menerapkan imbauan kebijakan social distancing (pembatasan sosial).

Namun dari kedua kebijakan berbeda itu bermuara pada satu tujuan yang sama yaitu mencegah semakin meluasnya pandemi corona di Indonesia.

Menurut Anggota DPRD Sintang, Alpius, dalam kondisi seperti ini, justru pemerintah pusat jangan menyalahkan pemerintah kabupaten yang inisiatif bersikap.

“Pemkab Sintang sudah mengambil langkah yang tepat dan tidak bisa disalahkan begitu saja. Sebaliknya kebijakan itu malah dapat dibenarkan khususnya dari sisi kegentingan memaksa yang menjadi tanggungjawab pemerintah daerah,” kata Alpius.

Terkait pengambilan sikap di masing-masing daerah itu, dalam Tata Negara sendiri ada doktrin ketatanegaraan soal kegentingan memaksa.

“Diantaranya kondisi krisis dan kemendesakan dari Bagir Manan. Krisis yaitu adanya bahaya, ancaman, yang menimbulkan kegentingan dan sifatnya mendadak, jadi bukan direka-reka ataupun asal-asalan namun sudah sangat diperhitungkan dari sisi penyebaran,” terangnya.

Dengan demikian, lanjutnya karena yang mengambil kebijakan adalah Pemkab, otomatis Pemkab Sintang juga harus mempersiapkan bahan pokok pangan, sandang dan lain-lain.

Seperti diketahui, bertempat Pendopo Bupati Sintang, Sabtu (18/4/2020) kemarin Bupati Sintang memberikan penjelasan terkait pasien PDP 04 seorang pria 62 tahun yang beralamat di Kelurahan Menyumbung Tengah, Kecamatan Sintang yang berdasarkan test cepat atau rapid test diagnosa Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) yang menunjukan hasil Reaktif, dan saat ini sudah di rawat di Ruang Isolasi Khusus RSUD Rujukan Ade M. Djoen Sintang, Jl. YC. Oevang Oeray, masuk pada Jumat sore (17/4/2020).

Bupati juga meninjau langsung lokasi atau gang tempat tinggal PDP 04 yang di nyatakan reaktif berdasarkan rapid test, di RT 05 Kelurahan Menyumbung Tengah, Kec. Sintang yang terdiri dari 41 kepala keluarga, dan menyerahkan secara simbolis bantuan berupa paket sembako kepada warga yang terdampak dari lockdown parsial di RT 05 tersebut./*

(LMB)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *