LANTAMAL XII PONTIANAK LAKSANAKAN UPACARA BENDERA SETIAP TANGGAL 17

Pontianak, Senin 19 Februari 2018 ,- Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Danlantamal) XII Pontianak Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI (Mar) Endi Supardi di Wakili Komandan Detasemen Markas Komando (Dandenma) Lantamal XII Pontianak Letkol Laut (PM) Nurul Fatta Lubis bertindak sebagai Irup pada pelaksanaan upacara bendera setiap tanggal 17 bertempat di Markas Komando (Mako) Lantamal XII Pontianak Jalan Kom. Yos Sudarso No.1 Pontianak, Provinsi Kalimantan Barat.

Dalam amanat Kepala Staf Angkatan Laut Laksamana TNI Ade Supandi, S.E., M.A.P. yang dibacakan Dandenma Lantamal XII Pontianak Letkol Laut (PM) Nurul Fatta Lubis, pada upacara bendera 17 februari 2018 ini, selaku kepala staf angkatan laut, saya akan menyampaikan beberapa kebijakan dan informasi penting untuk dijadikan petunjuk dan referensi pelaksanaan tugas-tugas ke depan yang semakin penuh tantangan.

Seperti kita ketahui bersama, ‘ dalam setiap pergantian pimpinan tentunya diiringi dengan adanya kebijakan baru guna memajukan organisasi tersebut. demikian halnya dengan institusi tni dimana telah ditetapkan program 100 hari Panglima TNI yang dijabarkan ke dalam program dan kegiatan sebagai dasar tiap-tiap angkatan dalam melaksanakan tugas.
dua hal penting terkait pembangunan kekuatan TNI Angkatan Laut dalam kebijakan panglima tni yang harus segera ditindaklanjuti adalah pembentukan armada ke-3 dan pasmar-3 di sorong, papua barat. hal ini tentunya harus kita sambut dengan gembira, karena apa yang TNI Angkatan Laut rencanakan dalam rencana strategis TNI AL tahun 2015-2019 akan segera terwujud. selanjutnya pada bulan januari lalu, TNI Angkatan Laut telah menyelenggarakan rapat pimpinan TNI AL tahun 2018 sebagai kelanjutan dari rangkaian rapat pimpinan di jajaran kementerian pertahanan dan TNI tahun 2018. saya telah menetapkan pokok pokok kebijakan Kepala Staf Angkatan Laut untuk dipedomani dalam melaksanakan tugas pembinaan kekuatan dan kemampuan serta kesiapan operasional TNI Angkatan Laut dalam periode tahun 2018. saya menekankan agar kebijakan kebijakan tersebut dipahami dan segera ditindaklanjuti sampai tingkatan teknis. selain itu, secara paralel proses perencanaan tahun 2019 juga sudah dimulai.

” Kita tentu memahami bersama bahwa sumber daya negara khususnya aspek finansial masih terbatas, sehingga diperlukan strategi agar kendala tersebut berdampak besar pada tugas pembinaan yang harus dilakukan oleh TNI Angkatan Laut. untuk mencapai tujuan tersebut, TNI Angkatan Laut akan melaksanakan beberapa kegiatan prioritas seperti pembangunan pangkalan teluk ratai, Mid-Life Modernization (MLM) kapal Multi Role Light Frigate (MRLF) dan penyiapan kri kelas sigma sampai dengan siap tempur serta pembangunan Gunnery Firing Range. semua kegiatan tersebut akan terlaksana jika didukung oleh semua pihak baik secara internal maupun eksternal, kita sadari bahwa tantangan tugas tni angkatan laut selalu kompleks dan dinamis,”.

Lebih Lanjut, karakter ancaman maritim selalu bersifat transnasional dan cenderung terorganisir seperti pembajakan, penangkapan ikan ilegal, penyelundupan narkoba dan lain sebagainya. untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan peningkatan efektivitas operasi, kesiapan alutsista dan profesionalisme prajurit matra laut. untuk itu, pembinaan kekuatan dan kesiapan operasional TNI Angkatan Laut mutlak harus dilakukan. di samping itu, TNI Angkatan Laut juga harus terus bersinergi dengan instansi lainnya agar capaian tugas menjadi lebih baik. hasil dari sinergitas tersebut telah dibuktikan dengan keber-hasilan unsur kita dalam menggagalkan penyelundupan narkoba seberat 1.037.58 kilogram oleh kapal mv. sunrise glory beberapa waktu yang lalu.

Pada tahun ini, tni angkatan laut akan melaksanakan dan mengikuti berbagai kegiatan latihan bersama dengan negara lain baik bilateral maupun multilateral sebagai bagian dari peran diplomasi tni angkatan laut. kegiatan-kegiatan tersebut meliputi Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) ketiga tahun 2018 di Lombok, Nusa Tenggara Barat, Multilateral Exercise The Rim Of The Pacific (rimpac) 2018 di Hawaii, dan kegiatan Latma Eagle indopura dengan singapura. kegiatan lain yang berskala internasional antara lain pelayaran kadet kartika jala krida diikuti dengan kegiatan sail regatta 2018 di vladivostok, rusia dan International Fleet Review (IFR) 2018 di korea selatan.
kesemuanya harus kita persiapkan dengan sebaik-baiknya, sehingga dapat berjalan dengan baik dan mencapai hasil yang optimal. selain itu, tni angkatan laut juga tetap berkomitmen untuk mendukung misi perdamaian dunia di bawah mandat PBB, seperti pengiriman 1 PKR dan 1 Heli Panther dalam satgas Maritime Task Force Unifil di lebanon. semua kegiatan tersebut memerlukan perencanaan dan sumber daya yang tidak sedikit. oleh karena itu, semua satuan dan personel yang terlibat harus dapat melaksanakan tugas-tugas tersebut dengan sebaik-baiknya.

kita semua telah memahami bahwa aspek sumber daya manusia merupakan salah satu kunci pokok tercapainya kinerja organisasi. untuk itu, tingkat profesionalisme prajurit harus menjadi fokus pembinaan personel secara berkesinambungan melalui lembaga pendidikan dan latihan baik internal TNI Angkatan Laut maupun lembaga lainnya di dalam dan di luar negeri serta pembentukan Mobile Training Team seiring dengan modernisasi Alutsista dan perkembangan organisasi TNI Angkatan Laut disamping itu, tahun ini pilkada serentak akan dilaksanakan di sebagian besar wilayah indonesia. kita patut waspada terhadap hal hal yang berpotensi memicu konflik horizontal terutama jika isu sara dijadikan komoditas politik. oleh karena itu, saya instruksikan agar seluruh personel TNI Angkatan Laut turut berperan aktif dalam menjaga netralitas TNI, akan saya sampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas, sebagai berikut : tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada tuhan yang maha esa, dalam rangka pengabdian kepada bangsa dan negara serta jadikan Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Trisila TNI Angkatan Laut sebagai landasan nilai-nilai keseharian baik di kedinasan maupun di masyarakat, optimalkan kinerja organisasi atau satuan melalui peningkatan profesionalisme prajurit, efektivitas kegiatan dan efisiensi anggaran, terapkan manajemen resiko dalam setiap perencanaan dan tingkatkan purba jaga pada pelaksanaan tugas untuk mewujudkan Zero Accident, jaga dan pelihara soliditas serta sinergitas TNI, Polri dan aparat pemerintah lain serta masyarakat luas dalam menjaga keamanan negara, hindari penggunaan atau terlibat dalam penyalahgunaan narkoba baik diri sendiri maupun keluarga dan laporkan kepada pihak yang berwenang jika menemukan tindak kejahatan ini, jaga nama baik TNI dengan tidak melaksanakan tindak pidana pungutan liar di semua level satuan serta jaga netralitas TNI d semua aspek kehidupan.

Turut hadir pada kegiatan rutin upacara 17an para Kadis/Kasatker Lantamal XII Pontianak, Perwira, Bintara, Tamtama Lantamal XII Pontianak serta ASN Lantamal XII Pontianak./*

Sumber : Dispen Lantamal XII Pontianak.

Publish : abe PKP / Postkotapontianak.com


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *