LAKI : Menduga Pengelola TV Kabel Ilegal

 pembayaran pelanggan tv kabelPOSTKOTAPONTIANAK.COM ! MEMPAWAH-maraknya penyiaran TV berbayar dikalangan masyarakat dewasa ini perlu disikapi secara serius. Berdasarkan Undang Undang No.19 tentang hak cipta bahwa barang siapa menjual hak cipta tanpa ijin akan dikenakan sangsi hukuman penjara 5 Tahun sesuai dengan pasal 72 ayat 2 undang undang hak cipta.

Salah satu pengelola TV berbayar tersebut dilakukan oleh PT. MJTV yang berlokasi di Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah. Setelah dilakukan investigasi bahwa PT.MJTV tersebut ijin lokasinya berada di Kabupaten Sekadau yang dimotori oleh inisial KW selaku direktur.

Iswandi Sekretaris LAKI Kabupaten Mempawah menyatakan bahwa Pemerintah daerah khususnya KPID beserta Pihak kepolisian harus segera mengambil sikap tegas dengan menangkap Pengelola atau operator TV Kabel ilegal tersebut.

Menurut Iswandi kegiatan ini sangat merugikan kesehatan bisnis lembaga penyiaran di Indonesia. Harus kita sadari bahwa kepastian hukum adalah salah satu prasyarat mutlak yang dibutuhkan bagi keberlangsungan siatem penyiaran yang sehat.

Lebih lanjut Iswandi menambahkan jika kasus TV berbayar ini ilegal ini akan berdampak buruk bagi menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap industri penyiaran Indonesia “ bila setiap orang atau perusahaan seperti KW ini dapat semena-mena melakukan pencurian dan pendistribusian siaran televisi berlangganan tanpa izin, maka tak ada pihak lagi yang merasa aman menginvestasikan uangnya untuk membangun sistem penyiaran berlangganan di Indonesia dan terlebih lagi akan memperburuk citra ndonesia dimata penyiaran Internasional “ tegas Iswandi.

Tambah Iswandi “akibat perbuatan ilegal tersebut, selain merugikan industri, juga merugikan pemerintah karena pelaku tidak bayar pajak atas saluran-saluran premium yang mereka distribusikan secara ilegal kepada pelanggannya.

“Jika dibiarkan terus, bisa mematikan industri kreatif dunia pertelevisian, kartun dan sinematografi di tanah air atas saluran-saluran premium yang mereka distribusikan secara ilegal kepada pelanggannya” kata Iswandi, kepada wartawan di Mempawah.

Guna menelusuri investigasi yang dilakukan pihak LAKI, “Postkotapontianak.com” mencari tahu melakukan konfirmasi pada pihak pengelola TV kabel yang ditemui di kantornya di Jalan Jurusan Mempawah Sui Pinyuh, Senin (5/5/2015). Diperoleh informasi dari pihak TV Kabel yang didamping Apung selaku pengelola untuk wilayah Galang dan sekitarnya.

Katanya, pihaknya punya izin, kalau mau diberitakan silakan saja. Seharusnya tanyakan pada pihak KPID, ucapnya.

Menurutnya, ada izin lengkap dari pusat. “ Kita kan bayar pajak, takut apa, tegasnya./ DS/Hendry


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *