KSU Mekar Sari Gelar Rapat, Terkait Ijin Penerbitan Angkutan Hasil Hutan

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( MELAWI ) – Terkait penanganan ijin legalitas penerbit dokumen blangko Nota angkutan hasil hutan hak Koperasi Mekar Sari menggelar rapat bersama para pengusaha Kayu jenis hasil hutan hak, Rapat di laksanakan di ruang pertemuan Kantor KSU Mekar Sari yang beralamat di Desa Paal kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi,pada Rabu ( 24 /10/18 ).

Rapat di pimpin langsung oleh Ketua KSU Mekar Sari Drs Haris Harono
tampak hadir pada kesempatan tersebut para pengurus koperasi dan para pengusaha hasil hutan ,beberapa agenda rapat yang di paparkan terkait jenis kayu yang telah di atur dalam PP 58 tentang hasil hutan hak sebagaimana telah di ubah dalam PP 48,tentang jenis kayu hasil hutan hak yang boleh di olah masyarakat.

Pada kesempatan tersebut,Drs Haris Hartono juga menjelaskan kepada awak media di kantornya status dan kewenangan Rudi HR selaku Ganis PHPL, yang di ketahui selama ini adalah karyawan KSU Mekar Sari yaitu utuk melakukan pengecekan jenis dan fisik kayu hasil hutan hak pada umumnya seperti kayu Durian, jabon dan sengon serta kayu jenis buah buahan lainnya yang telah bersandar di TPKRT Desa Paal sebelum kayu kayu hasil olahan Masyarakat tersebut di kirim ke Pontianak, ungkap Haris Hartono pada wartawan.

Ketua KSU Mekar Sari Drs Haris Hartono mengatakan pada awak media,siap berkomitmen seperti apa yang telah di paparkan dalam rapat tersebut. Haris juga mengucapkan terimakasih kepada para pengurus KSU Mekar Sari dan kepada para pengusaha Kayu hasil hutan hak yang telah bekerjasama dengan baik selama ini dalam mendukung program Koperasi,khususnya KSU Mekar Sari.

Tekait penanganan Dokumen dan besaran biaya per dokumen yang harus di bayar kepada KSU Mekar Sari akan di sesuaikan dan segera di rembukan oleh Ketua KSU Mekar Sari dan Pengusaha Kayu hutan hak dalam kontek internal.

Dalam rapat tersebut beberapa hal pertanyaan sempat di ajukan oleh salah satu pengusaha Kayu Durian Burhanudin yang lebih dikenal dangan panggilan Bujang.

Menurut Bujang, Saya hanya meminta agar seluruh pengurus KSU Mekar Sari solid dan bekerja profesional dalam menangani hal-hal di lapangan, kita maunya kerja aman dan nyaman,tidak ada persoalan dan gangguan apapun baik di TPKRT mau pun di jalan.

Lanjut Bujang, mungkin jika ada terdapat jenis kayu campuran yang tidak di perbolehkan untuk di kirim,ya jangan kita kirim,saya juga sudah pernah mengingatkan kepada masyarakat pengolah (Chaisaw) apabila terdapat kayu yang bukan durian atau jabon sebagaimana telah di atur oleh Undang undang,itu resiko kalian,dan saya tidak akan terima dan tidak akan saya beli, timpal salah satu pengusaha kayu dengan nada semangat.

Bujang juga mengatakan, saya minta kedepan, pengurus Koperasi dan Ganis PHPL bekerja sama yang baik, dan tidak ada lagi blangko dokumen berada di mana-mana, kita siap ambil dokumen di kantor KSU Mekar Sari saat truk sudah muat hendak berangkat,dan berhap cek fisik kayu oleh Ganis PHPL dan saya minta terkait urusan dokumen dan apapun hingga antisipasi di perjalanan menjadi urusan dan tanggung jawab KSU Mekar Sari sepenuhnya.

Selain itu urusan Satu pintu jelas Bujang saat memberikan keterangan pada wartawan usai rapat.

[Joni julianto Biro .Melawi]

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *