Korban Penganiayaan Serta Ancaman Sajam lapor Polisi

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( MELAWI) – Salah seorang karyawan FIF Cabang Nanga Pinoh Kabupaten Melawi telah mendatangi kantor Polres Melawi pada hari jumat tanggal 23 November 2018 guna melaporkan kejadian tindakan penganiayaan dan ancaman menggunakan senjata tajam.

Dimana kejadian tersebut Jumat (23/11/2018), sekitar jam 18.35 wib bermula dari salah seorang saudara ES memberitahu tentang penagihan angsuran sepeda motor honda Revo warna hitam merah Nomor Polisi KB. 3499 JR.

Kepada saudara PS, setibanya dirumah saudara PS terjadi adu argumen tentang angsuran. Setelah dijelaskan oleh saudara ES, namun saudara PS tidak terima dengan penjelasan yang di sampaikan oleh ES kemudian saudara ES menghubungi saudara H. melalui WA untuk datang ke kediaman saudara PS setelah itu dijelaskan oleh saudara H dan saudara PS tidak terima atas penjelasan yang di sampaikan saudara H lalu saudara PS mengambil parang dimobil Strada dan meletakkannya diantara tempat duduknya.

Tiba-tiba saudara PS memukul saudara H dengan menggunakan tangan kanan dan mengenai pelipis mata sebelah kiri saya (ES) dan juga akan melakukan pembacokan dengan parang. Namun di tangkap oleh mertua dan istri PS dan saya (ES) beserta rekan kerja di suruh lari oleh mertua dan istri saudara PS, jelas ES.

Menurut ES, ada beberapa barang yang tertinggal di kediaman saudara PS yakni 8 (delapan) kwitansi resmi untuk pembayaran angsuran, satu pasang sendal milik saudara H satu pasang sepatu milik saya (ES) serta juga satu helm.

Akibat kejadian tersebut korban ( ES ) mengalami pusing dan lebam diatas pelipis sebelah kiri. Kepada sejumlah awak media ES menjelaskan kejadian tersebut hingga melaporkan PS ke Polres Melawi.

Salah seorang pimpinan perusahaan FIF Cabang Nanga Pinoh Kabupaten Melawi Daeng selaku Pimpininan FIF membenarkan atas kejadian tersebut. Selain itu Daeng juga sangat menyayangkan atas kejadian tersebut saya berharap untuk yang selanjutnya jangan sampai timbul kejadian yang seperti ini terulang kembali, ujarnya.

Daeng juga menjelaskan kepada awak media berkaitan dengan penyelesaian kasus tersebut sudah kita percayakan kepada aparat penegak hukum, jelasnya. /Joni Melawi.

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *