Korban Oknum Guru Cabul Di Tebas Menjadi Tiga Orang

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( SAMBAS ) – Satuan Reskrim Polres Sambas masih melakukan pengembangan, terhadap kasus cabul yang dilakukan oleh salah satu oknum guru di SDN 7 Tebas beberapa waktu lalu.

( Ilustrasi./ Ist )

Korban tersangka oknum guru cabul di Kecamatan Tebas tersebut menurut Kasat Reskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra bertambah.

Ia mengungkapkan Kasus pencabulan yang dilakukan oleh tersangka berinisial US terhadap muridnya masih terus dikembangkan.

Disebutkan dari hasil pengembangan pihak kepolisisan, dari semula korban yang hanya berjumlah satu orang, kini telah menjadi tiga orang korban.

“Dari pengembangan penyidikan perkara, ditemukan adanya korban tindakan asusila lainnya, kita sudah meminta keterangan kepada semua korban tersebut,” ungkap kasatreskrim Polres Sambas, AKP Raden Real Mahendra, Senin (4/9).

Ketiga korban diketahui tak lain adalah murid tersangka US yang masih berada dibawah umur.

“Semua korban adalah murid di sekolah yang sama, tersangka saat ini masih ditahan di Polsek Tebas dan penyidikan terus kita lanjutkan,” tegasnya.

Kasus dugaan pencabulan yang dilakukan oknum guru SD di desa Pusaka kecamatan Tebas terhadap muridnya ini, pertama kali dilaporkan oleh satu diantara orang tua korban pada pertengahan Agustus lalu.

Sedangkan perbuatan cabul yang dilakukan oleh oknum guru tersebut, terjadi pada Sabtu tanggal 29 Juli 2017 yang lalu. Hingga kini penanganan kasus tersebut, masih di lakukan oleh pihak kepolisian./luk/PKP.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *