Jalan di Tiga Desa Kecamatan Beduai Rusak, Perlu Perhatian Pemda Setempat

Kondisi jlan rusakPOSTKOTAPONTIANAK.COM ! SANGGAU-Kecamatan Beduai merupakan daerah yang memeiliki sejarah atau cerita asal usul nama daerah tersebut ayitu Bedui yang artinya (orang mati tenggelam di air) dari nama itulah di ambil oleh warga Beduai untuk dijadikan nama daerah tersebu. Singkat cerita, Desa mawang muda yang memliki 7 Dusun seperti Dusun Semayong, Sei Dangin, Bungkang Semaru, Sei Mawang dan Dusun Batu Karang.

Mata pencaharian penduduk Desa mawang Muda adalah menoreh, kebun sawit kebun lada beternak babi, ayam kampung dan ada juga sebagai nelayan di luar negeri dengan jumlah penduduk 2035 pada tahun 2014. Dari keteranagan yang diamabil pada tanggal 17/5 dari Bapak Loretius Gadus selaku temanaggung Desa Tokam sekaligus kepala Dusun yang mana penduduk Desa Dastromego, Tang Raya serta desa Mawang muda merasa sangat kecewa ditambah dengan kondisi jalan yang sangat memprihatinkan bagi masyarakat Desa tersebut sehingga membuat aktivitas warga setempat mejadi terhambat.

Hasil alam serta hasil tanaman yang seharusnya bisa dijaul di laur area kampung pedalaman dapat di pasarkan dengan harapan yang sangat tinggi. Namun hasil tanaman tersebut menjadi tidak efektif dan tidak dapat dijual kembali akhirnya membusuk dan megeluarkan aroma yang tak sedap dimata masyarakat dikarenakan akses jalan saat ini semakin parah kondisinya.

 Dari sisi pendidikan mulai dari tingkat SMP, SMA dan anak Kuliahan STKIP Entikong dari pedalaman ikut merasakan kekhawatiran yang sangat meningkat terutama tertunda mata pelajaran, guru yang tinggal di Kecatamatan Khususnya Desa Tang Raya dan Mawang Muda menjadi terhambat disebabkan Infrastruktur jalan semakin tidak membaik bagi para guru apalagi mau  mengajar  berpikir seribu kali untuk bisa mencapai ke gedung sekolah yang begitu jauhnya.

Atas dasar menempuh medan yang licin, berlumpur serta ajuh dari kecamatan tersebutdari bidang kesehatan juga tidak luput tertimpa dengan hambatan dan halangan atas kondisi jalan yang tentunya bagi Bidan atau Dinas Kesehatan yang ditugaskan ke Desa Masing-masing, merka tidak menempati bangunan Pustu atau Polindes yang telah disediakan pemerintah otomatis masyarakat mengalami masalah kesehatan sehingga tidak dapat terkejar untuk mendapatkan pelayanana keseahatan di luar desa tersebut jadi untuk desa yang raya aspek-aspek kehidupan menjadi tidak semaksimal dan tidak memadai dikarenakan jalan yang semakin memprihatinkan dengan banyak titik tertentu jalan pedalaman hancur dan rusak serta aktivitas masyarakat desa Tang Raya dan desa lainya menjadi tidak terkendalikan lagi ibarat pasrah.

Dan keterangan yang lain tentang infrastruktur jalan rusak parah mulai dari 3 desa tentunya bapak SUTOPO selaku ketua DAD Kecamatan Beduai menjelaskan bahwa pembangunan jalan selama ini ditahun 2014 tidak semaksial mungkin dikarena program dari PNPM tidak serius dalam penanganan anggaran yang di berikan pada 3 desa tersebut khususnya desa Tang Raya , Dastromego sampai desa Mawang Muda dimana akses jalanya aur biasa rusak.

Bagi masyarakat pemukiman itu sendiri sanagat sulit untuk melintasi apalagi dengan membawa barang dari dalam desa ataupun keluar masuk dengan menggunakan kendaraan roda 4 bisa-bisa terpendam diatas lumpur adanya bagi masyarakat yang masih berda dalam area pedesaan Bapak SUTOPO berharap kepada pemerintahan baik itu dari Pemkab, Provinsi dan Pemerintahan pusat agar serius menangani serta memperhatikan jalan diwilayah desa tersebut khususnya kecamatan Beduai agar aktivitas baik itu kerja sehari-hari, pendidikan dinas kesehata serta petani kebun yang selama ini mengalami kesulitan akibat jalan yang semakin hari semakin tidak dapat dilewati dengan layak.

Mudah-mudahan kedepanya dapat diatasi dengan adanya di kemudian ahri adanya bantuan dari anggota dewan pemerintahan dan lain sebgainya, batuan tersebut dapat disalurkan oleh pemerintah itu sendiri . kapan lagi masyarakat desa layak menikmati kemerdekaan tanpa adanya pembangunan jalan yang baik untuk masyarakat kecamatan Beduai demikianlah ulasan dari Bapak SUTOPO dengan singkat selaku ketua DAD kecamatan Beduai serta harapanya akan terwujud. Kamis 21/5/2015 ./WJ- FERNANDO


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *