KOMANDAN LANTAMAL XII PIMPIN APEL KHUSUS PRAJURIT LANTAMAL XII

POSTKOTAPONTIANAK.COM

TNI AL Lantamal XII Pontianak – Komandan Lantamal XII, Laksamana Pertama TNI Agus Hariadi, bertempat di Lapangan Apel Lantamal XII Jeruju Jl. Komyos Sudarso No 1 Jeruju Kota Pontianak Prov. Kalimantan Barat, memimpin apel khusus yang diikuti seluruh Pejabat Utama Lantamal XII, Wadan Lantamal XII Kolonel Marinir Bambang Hadi Suseno, S.E., Para Asisten Danlantamal XII, Kadis/ Kasatker, dan seluruh Prajurit dan Pns Mako Lantamal XII serta perwakilan Prajurit Yonmarhanlan Lantamal XII Mempawah, bertindak selaku pengambil apel Dandenma Lantamal XII Letkol Laut (PM) Sugeng, Jumat (10/07/2020)

Pada apel khusus tersebut Danlantamal XII mengucapkan puji syukur kehadirat Tuhan yang maha kuasa, karena pagi hari ini kita semua dalam kondisi sehat walafiat dan juga mengucapkan terima kasih serta apresiasi terhadap seluruh prajurit Lantamal XII sehubungan dengan kedatangan Pangkoarmada I di Pontianak, dimana semua kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan aman sesuai dengan apa yang kita rencanakan.

Apel khusus ini berkaitan dengan perintah Kepala Staf Angkatan Laut terkait dengan situasi yang berkembang sekarang ini. Informasi dari media mengatakan bahwa seharusnya sejak awal Juli bahkan Juni terjadi peningkatan jumlah yang terpapar Covid-19 seiring telah diketemukan beberapa kasus covid 19 yang sudah menjalar ke pendidikan milter.

“Bahwa WHO menyatakan hari ini Covid-19 telah menyebar melaui udara. Memang cukup dilema bagi pemerintah kita, antara bagaimana kita menanggani Covid-19 ini dengan dampak ekonomi yang dirasakan seluruh masyarakat sehingga diberlakukan New Normal, dan supaya semua kehidupan boleh berjalan dengan lancar normal tetapi batasan batasan protokol Covid-19 tidak boleh diabaikan, namun demikian tidak segampang itu himbauan kita sampaikan, oleh karenanya kita bersyukur menjadi promotor inisiator terhadap upaya-upaya pencegahan disekeliling kita, termasuk keluarga kita! Melalui apa ? ya kontrol!, kontrol diri, kontrol kanan kiri dan saling mengingatkan! Telepon keluarga, Hal ini tidak boleh anggap remeh. Kita menghadapi situasi pandemi Covid-19 ini sudah hampir delapan bulan, saya berharap kita tidak terlena. “Saya tidak kena, saya tidak kena, lingkungan saya juga bersih dan lain sebagainya.” Bukan begitu, melainkan tetap fokus, jangan mengabaikan, dan selalu saling mengingatkan” Pungkas Danlantamal XII saat menjadi Irup dan memberikan arahan pada apel khusus yang dihadiri oleh seluruh Prajurit Lantamal XII

Selain itu apel khusus kali ini juga untuk memberikan instruksi KASAL kepada seluruh Prajurit TNI AL agar didalam melaksanakan pengenalan lingkungan kepada para prajurit yang baru bergabung agar tidak dilakukan dengan cara kekerasan, hendaknya dilakukan dengan cara yang baik, pembinaan fisik (push up, lari, sit up), dan apabila terjadi tindak kekerasan sampai dengan jatuhnya korban meninggal terhadap prajurit yang baru bergabung maka kepada yang melakukan tindak kekerasan tersebut langsung di keluarkan dari dinas TNI AL secara tidak hormat (dipecat) dan dipidanakan serta di mahmilkan.

Oleh karenanya Danlantamal XII menyampaikan kepada seluruh prajurit lantamal XII, untuk saling menjalin komunikasi antar strata, baik Perwira, Bintara, Tamtama, demikian juga komunikasi dalam internal strata itu, dilingkungan perwira bagaimana, dilingkungan bintara bagaimana, dilingkungan tamtama seperti apa, tidak terkecuali juga dalam lingkungan PNS.

Dalam kesempatan tersebut Komandan Lantamal XII juga memerintahkan Danpomal Lantamal XII untuk melakukan pengecekan fisik terhadap seluruh prajurit secara terjadwal khususnya terhadap prajurit Bintara dan Tamtama yang baru. Demikian juga kepada Kadiskes Lantamal XII untuk melaporkan kondisi kesehatan prajurit Lantamal XII, secara berkala, dan ini harus dilaksanakan. Saya berharap hal-hal yang sudah disampaikan tidak terjadi dilingkungan Lantamal XII, banyak cara-cara yang lebih professional untuk menjadikan kita prajurit yang profesional tanggap tanggon dan trengginas, bukan seperti itu caranya, itu namanya sudah pembunuhan, silahkan dicerna apa yang saya sampaikan, ini adalah perintah Kepala Staf Angkatan Laut./*RS.