Kodim 1201/Mph Ucapkan HUT Bhayangkara Kepada Polres Mempawah

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH – – Kodim 1201/Mph mengucapkan selamat Hari Bhayangkara yang ke 74 kepada Polres Mempawah, dalam pelaksanaan yang sederhana dan hikmad secara Virtual, dalam bentuk persaudaraan. Hal ini sangat menjadi tauladan kepada semua, dimana masih dilanda Pandemi Covid – 19.

Kodim 1201/Mph melalui Kasdim Mayor.Inf. Andreas mengucapkan atas Nama keluarga besar Kodim 1201/Mph dan Dandim 1201/Mph Letkol.Inf. Mahmuddin Abdilllah mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke 74 dengan tema KAMTIBMAS KONDUSIF, MASYARAKAT SEMAKIN PRODUKTIF, dengan dihadiri oleh Bupati Mempawah Hj. Erlina S.H, M.H., Wakil Ketua DPRD Mempawah Sayuti,ST,MP., Kapolres Mempawah AKBP. Tulus Sinaga, Kasdim 1201/Mph Mayor.Inf. Andreas, Kajari Mempawah Anthony Setiawan SH, Ketua Pengadilan Negeri Mempawah Putu Ayu S, SH MH., Perwira Jajaran Polres Mempawah, Pengurus Bhayangkari Mempawah, dimana pelaksanaan kegiatan di Aula Pratama Polres Mempawah. Rabu (01/07/2020).

Kasdim 1201/Mph sampaikan, sosok Polri sangat berperan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, diantaranya dengan melakukan pelayanan-pelayanan terhadap masyarakat. Polri juga merupakan instansi yang sangat akrab dan dekat dengan TNI, sehingga selama ini menjadi partner yang sangat baik.

“Kodim 1201/Mph mengucapkan Dirgahayu Bhayangkara ke 74, semoga Polri kedepan semakin profesional dalam melayani masyarakat,” ucap Kasdim 1201/Mph Mayor Inf Andreas

Lanjutnya, atas nama Kodim 1201/Mph mewakili, memberikan ucapan selamat untuk hari jadi Bhayangkara ke 74, selain itu ada pula rangkaian kegiatan HUT Polri ini, yang dimulai dari upacara secara virtual dilanjutkan dengan kegiatan rangkaian pencanangan Kampung Tangguh di Desa Antibar dan Pesantren Tangguh yang letaknya juga di Desa Antibar Kecamatan Mempawah Hilir Kabupaten Mempawah.

“Kami sangat apresiasi rangkaian kegiatan dalam HUT Bhayangkara ke 74 Polres Mempawah, sangat bagus kegiatan ini dan terima kasih kepada bapak Kapolres Mempawah AKBP. Tulus Sinaga SH., beserta jajarannya, yang sudah menginisiasi kegiatan ini sehingga kegiatan Kampung Tangguh ini dapat berjalan dengan dengan baik. Semoga kedepan ini menjadi pilot proyek atau menjadi contoh-contoh untuk desa yang lain sejalan dengan program desa mandiri Bapak Gubernur Kalimantan Barat, bahwa di Kalbar ini akan banyak Desa Mandiri, Desa Mandiri artinya desa yang dapat melaksanakan kegiatan ekonomi secara mandiri pelayanan secara mandiri termasuk pendidikan secara mandiri khusus untuk pesantren tangguh ini,” ucap Kasdim.

“Jika disimpulkan Kampung Tangguh itu memiliki 7 kriteria ketangguhan, yaitu tangguh logistik, tangguh sumber daya manusia (SDM), tangguh informasi, tangguh kesehatan, tangguh keamanan dan ketertiban, tangguh budaya, dan tangguh psikologis. Sedangkan Pondok Pesantren Tangguh, yaitu pesantren perlu menyiapkan kondisi lembaga pesantrennya aman dari penyebaran Covid-19, mulai dari kebersihan, penyiapan layanan kesehatan, penerapan protokol kesehatan, hingga protokol kegiatan belajar mengajar di pesantren selama masa pandemi,” ucap Kasdim.

“Hal inilah yang melatarbelakangi berdirinya Kampung Tangguh dan ponpes Tangguh bahwa harus ada upaya gotong royong hingga level kampung untuk mencegah dan menangkal dampak warga masyarakat dari pandemi Covid-19 yang sulit diprediksi kapan berakhir, itu membuat pemerintah dan aparat memiliki keterbatasan dalam mengatasi permasalahan yang ada,” ucap Kasdim.

“Dengan ini kita harapkan nantinya, Kampung Tangguh dan Pesantren Tangguh yang terletak di Desa Antibar ini bisa tempat atau wadah kepada masyarakat untuk menggali informasi agar bisa menanggulangi dan mencegah covid 19 menuju tatanan kehidupan baru, dan warga masyarakat bisa mandiri dengan memanfaatkan lahan yang ada disekitar, untuk dia hidup sendiri atau Mandiri, dan dengan demikian begitu pula kepada Ponpes Mandiri, bisa menghidupkan para santri dengan melakukan aktifitas pemanfaat lahan kosong di lingkungan sekitar serta harapan kita kedepan setelah mereka lulus dari pendidikan ini mereka bisa menjadi motor atau penggerak di masyarakat, dimana nantinya mereka kembali ke masyarakat mereka menggerakkan masyarakat ekonomi Mandiri terutama sekarang ini kita sedang di masa pandemi ini diharapkan kita mempunyai kemampuan ketahanan pangan pangan pangan ini berarti kita bisa mandiri secara pangan, secara pribadi maupun hubungan kemasyarakatan,” harap Kasdim.(Guns)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *