Kodim 1201/MPH Gelar Pasukan Desa Mandiri Menuju Langit Biru Bumi Khatulistiwa

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH – – Sebagai bentuk yang harus dimiliki akan kemampuan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan sejak dini serta mengantisipasinya, dilaksanakan Gelar Apel Pasukan di halaman Makodim 1201/Mph. Rabu (15/07/2020).

Kasdim 1201/Mph Mayor.Inf Andreas selaku pimpinan upacara, apel gelar ini dilakukan sesuai yang sudah diamanatkan oleh Pangdam XII/Tpr Mayor.Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad dalam pembentukan Satuan Tugas Huma Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa.

Pada gelar apel pembentukan Satuan Tugas Huma Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa, turut serta hadir Ketua DPRD Kabupaten Mempawah Ria Mulyadi, Ketua Pengadilan Negeri Mempawah diwakili, Sekda Kabupaten Mempawah Ismail, Kabag.Ops. Polres Mempawah Kompol. Arachman, Kakan BPBD Hermansyah, Kasat.Pol.PP. Agiet, Kabid Kehutanan Pemkab Mempawah diwakili, turut serta peserta apel itu Anggota Polres Mempawah, Anggota Kodim 1201/Mph, Anggota Satuan Tugas Huma Desa Mandiri Menuju Langit Biru di Bumi Khatulistiwa Kabupaten Mempawah. Kegiatan upacara berjalan dengan aman dan selesai tepat waktu yang dijadwalkan.

Katakan Kasdim 1201/Mph Mayor.Inf. Andreas menyampaikan amanat dari Pangdam XII/Tpr Mayor.Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad, mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak terkait sehingga dapat terlaksana apel gelar Satgas Huma ini, semoga kerjasama dan sinergitas yang harmonis ini dapat memberikan manfaat yang besar dalam mencegah dan mengantisipasi karhutla yang selama ini kerap terjadi di wilayah Kalimantan Barat.

“Satuan tugas Huma dalam mendukung kelancaran program Desa Mandiri menuju langit biru di bumi khatulistiwa merupakan tindak lanjut undang-undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang tugas TNI dalam mengemban tugas operasional militer selain perang. Kegiatan ini sesuai peraturan Kasad Nomor 37 tahun 2018 untuk secara terus-menerus melanjutkan peningkatan kualitas serbuan teritorial dalam rangka mendukung berbagai kebijakan pemerintah pusat melalui pemerintah daerah dalam penanggulangan bencana alam di seluruh tanah air,” ucap Kasdim 1201/Mph.

“Nama Huma merupakan suatu filosofi orang-orang terdahulu dengan kearifan lokalnya di mana membuka hutan untuk berladang dengan tidak membakarnya, selain melatarbelakangi pembentukan satgas Huma di wilayah Kalimantan Barat adalah seringnya bencana kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan dan lahan yang membuat prihatin kita semua,” ucap Kasdim 1201/Mph.

Dalam Amanat Pangdam XII/Tpr Mayor. Jenderal TNI Muhammad Nur Rahmad, dikatakan Kasdim 1201/Mph Mayor.Inf. Andreas dengan dibentuknya Satgas Huma merupakan harapan dan doa kita semua agar kehidupan masyarakat di arah akan terus meningkat kesejahteraannya serta selalu dapat memandang birunya langit tanpa harus ditutupi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan, dengan selalu memelihara dan meningkatkan kemanunggalan dengan aparat pemerintah dan komponen masyarakat untuk kepentingan pertahanan negara.

“Pembentukan Satuan Tugas Huma ini dengan tidak mengesampingkan situasi dan kondisi saat ini di mana dunia dan secara khusus di negara kita sedang menghadapi wabah covid 19, kita juga tetap memperhatikan serta peduli terhadap pencegahan wabah covid 19. Oleh karena itu pesan saya kepada saudara sekalian yang terlibat dalam satu rumah ini harus tetap memperhatikan tentang protokol kesehatan sehingga kita semua terhindar dari wabah covid 19,” ucapnya

“Semoga terbentuknya Satgas Huma diharapkan dapat membantu pemerintah daerah dalam mengatasi bencana alam khususnya kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di wilayah Provinsi Kalimantan Barat,” harapnya.(Guns).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *