Kodam XII/Tpr Siap Hadapi Yang Terburuk

Kapendam  XII/Tpr Kolonel Inf Mukhlis usai melaksanakan Talk Show TVRI di Kantor Pendam XII/Tpr./dd
Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Mukhlis usai melaksanakan Talk Show TVRI di Kantor Pendam XII/Tpr./dd

KUBU RAYA, Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XII/Tpr Kolonel Inf Mukhlis usai melaksanakan Talk Show TVRI di Kantor Pendam XII/Tpr, Senin (7/12) malam.  Saat ditanya kesiapan TNI AD oleh awak media mengatakan, Kodam XII/Tpr telah siap diseluruh satuan jajarannya untuk membantu Polri, baik satuan komando kewilayahan maupun Satuan Tempur dan Satuan Banpur. Nantinya saat pelaksanaan pengamanan Pilkada personel Kodam di BKO-kan ke Polres setempat dan mereka nantinya berada di bawah kendali Kapolres dan setiap Polres diberikan BKO lebih kurang 1 SSK, diseluruh wilayah Kodam XII/Tpr yang melaksanakan Pilkada, namun untuk pasukan merapat di Polres setempat paling tidak merapat di Kodim, ujarnya.

Sedangkan kendala sampai saat ini, tidak memerlukan penanganan khusus selama proses tahapan Pilkada, hal ini tentu menjadi pertanda positif yang dapat memberikan keyakinan bahwa Pilkada Insya Allah akan berjalan dengan lancar, disamping itu sebagai pertanda kedewasaan berdemokrasi masyarakat telah semakin baik. Namun demikian, Prajurit Kodam XII/Tpr tetap harus senantiasa siap menghadapi segala perkembangan situasi dan tidak mengendurkan kewaspadaannya, tuturnya.

Pada prinsipnya, “berharap yang terbaik namun siap untuk menghadapi hal yang terburuk.” Untuk itu, seluruh jajaran hingga ketingkat desa (Babinsa) tetap kita tekankan untuk selalu waspada dan senantiasa mengembangkan kemampuan deteksi dini serta cegah dini diseluruh  wilayah tanggungjawab masing-masing satuan, tegas Kapendam.

Sistem dan pola pengamanan baik langsung maupun tidak langsung, TNI disiapkan untuk membantu Kepolisian dalam melaksanakan pengamanan. Tidak ada prajurit TNI yang terlibat langsung dalam pengamanan di TPS, semua itu telah diatur sedemikian rupa melalui peraturan atau ketentuan yang telah diperintahkan dan disosialisasikan kepada seluruh prajurit TNI. Seluruh prajurit TNI siap untuk memberikan bantuan dukungan dan perkuatan kepada pihak Polri demi terselenggaranya Pilkada Serentak di wilayah Kalbar dan Kalteng yang aman, lancar dan bermartabat, harapnya.

Sementara netralitas TNI Kapendam menjelaskan, perintah Panglima TNI kepada Kasad, dari Kasad kepada Pangdam dan seterusnya sampai kepada prajurit terendah, dimana seluruh prajurit telah diperintahkan untuk tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis dan tetap menjunjung tinggi sikap netral, TNI benar-benar harus dapat menciptakan kondisi yang aman dan menumbuhkan rasa kepercayaan yang tinggi ditengah-tengah masyarakat khususnya dengan Netralitasnya. Hal ini menunjukkan bahwa netralitas TNI adalah “Harga Mati” tidak bisa ditawar-tawar lagi. Implementasinya sudah jelas bahwa para prajurit bersikap netral dalam pesta demokrasi, tidak memilih, tidak mempengaruhi, mendukung serta memberikan bantuan baik langsung maupun tidak langsung pada salah satu calon, jelasnya.

Selain itu, Pangdam pun siap terima laporan bila anggota dijajarannya dinilai tidak netral dalam Pilkada serentak, masyarakat untuk tidak ragu-ragu melaporkannya kepada pimpinannya atau langsung kepada Pangdam XII/Tpr, tindakan tegas akan diberikan apabila hal ini terjadi dan semuanya  disesuaikan dengan prosedur hukum yang berlaku, tentunya disesuaikan dengan sejauh mana tingkat kesalahan yang dilakukan, pungkas Kapendam XII/Tpr Kolonel Inf Mukhlis./ Dd/Lk


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *