Kodam XII/Tpr Gelar Rakernis Intel/Pam TA. 2019

Pontianak, Rabu (13/3/19) – Dalam rangka meningkatkan kinerja aparat Intelijen, Kodam XII/Tanjungpura menggelar Rapat Kerja Teknis Bidang Intel/Pengamanan Tahun 2019 bertempat di Aula Deninteldam XII/Tpr, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Pontianak. Dengan tema, “Dilandasi Profesionalisme, Loyalitas dan Kemanunggalan Dengan Rakyat, Aparat Intelijen dan Pengamanan serta Insan Penerangan Siap Mendukung Tugas Pokok TNI AD.”

Panglima Kodam XII/Tpr, Mayor Jenderal TNI Achmad Supriyadi dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Intelijen Kasdam XII/Tpr, Kolonel Inf Wulang Nur Yudhanto mengatakan, Rakernis digelar dalam rangka menyamakan visi dan persepsi dalam melaksanakan program kerja TA. 2019 sebagai landasan sikap, pemikiran dan tindakan bagi seluruh pejabat intelijen di lingkungan Kodam XII/Tpr.

Selanjutnya, dalam setiap melaksanakan tugas, agar aparat intelijen disesuaikan dengan garis-garis besar program kerja dan pokok-pokok kebijakan bidang Intel/Pam TA. 2019 yang menyangkut bidang perencanaan, bidang pengamanan tubuh, pengamanan materiil, pengamanan berita dan kegiatan.

Ditekankan oleh Pangdam XII/Tpr, menghadapi pesta demokrasi yaitu Pemilu tahun 2019, agar menunjukan kepada berbagai pihak bahwa TNI akan bersikap netral pada Pemilu tahun 2019, selain itu, setiap aparat intelijen dan pengamanan harus mampu melakukan pemetaan terhadap wilayah yang rawan konflik, sehingga dapat diambil langkah-langkah preventif demi terwujudnya pemilu yang damai.

Pangdam XII/Tpr juga berharap agar keberadaan aparat intelijen dan pengamanan dapat meminimalisir terjadinya pelanggaran dikarenakan tugas utama yang harus dilakukan oleh aparat intelijen/pengamanan yang dikedepankan adalah, upaya mencegah agar tidak terjadi pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit, PNS maupun keluarga besar TNI.

Sedangkan Asintel Kasdam XII/Tpr Kolonel Inf Wulang Nur Yudhanto juga menekankan, dalam rangka Pemilu pada aparat Intelijen untuk terus melaksanakan pemetaan kerawanan daerah yang berpotensi terjadi konflik, serta terus monitoring tempat-tempat ibadah yang kemungkinan dijadikan tempat kampanye.

Sementara Kapendam XII/Tpr, Kolonel Inf Aulia Fahmi menyampaikan materi tentang penyalahgunaan dan pemanfaatan media sosial oleh prajurit. Diharapkan oleh Kapendam XII/Tpr aparat Intelijen dan Pengamanan dapat menjadi filter bagi satuan dalam rangka mengurangi pelanggaran yang dilakukan prajurit dalam penggunaan media sosial. (Pendam XII/Tpr).

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *