Kiai Hasan Pimpinan Gontor Komentari Meme Dirinya dengan Ronaldo bintang Real Madrid

TANGERANG – Silaturrahmi ratusan Kiai alumni Gontor penuh gelak tawa, pemicunya cerita Kiai Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Gontor) tentang meme dirinya dengan Ronaldo, bintang Real Madrid. Momen ini terjadi saat dirinya bersama Kiai Hasyim Muzadi, Kiai Amal Fathullah, Hidayat Nur Wahid dan Din Syamsudin, menjadi narasumber dalam diskusi setelah pembukaan Silaturrahim Nasional Kiai dan Pimpinan Pesantren Alumni Gontor di Siti Hotel, Kota Tangerang, pada jumat malam (22/01/2015)

Meme Kiai Hasan dan Ronaldo./ za
Meme Kiai Hasan dan Ronaldo./ za

Begitu diminta moderator berbicara dengan tema tantangan pesantren, Kiai Hasan langsung bercerita “tadi pagi saya lihat ada gambar di whatsapp, di gambar itu ada saya dan Ronaldo sedang menendang bola, bedanya Ronaldo ini melihat ke bawah ketika menendang, sedang saya melihat kedepan, artinya saya lebih menguasai lapangan ketimbang Ronaldo”. Ucap Kiai Hasan disambut tawa hadirin.

 Kiai Hasan yang akrab dipanggil Pak Hasan ini menambahkan, “posisi saya dan Ronaldo sama kalau main bola, kita akan bersaing kalau Ronaldo main disini, Cuma saya biasa gak pakai sepatu kalau main bola, Nah, tapi kalau saya ke real madrid, pasti saya gak dipakai disana, yang bagus main bola itu ya messi, soalnya saya ini fansnya barca”, lanjut Kiai Hasan

 Kiai Hasan kemudian menjelaskan agar dalam hidup kita meluaskan pandangan dan tidak selalu menatap kebawah. Menurutnya, di Gontor ada tiga unsur yaitu keislaman, keilmuan, kemasyarakatan. Dengan modal tiga ini maka alumnus Gontor dituntut fayundziru umatukum, menjadi pengayom sekaligus selalu berupaya untuk senantiasa memberikan kontribusi yang riil terhadap masyarakat dan negara.

 Alumnus Gontor juga harus memiliki prinsip atas orang lain itu, seperti orang tua terhadap anaknya. Terlebih ketika menjadi pemimpin. Ditegaskan, sikap orang tua atas anak yang sakit sebab kesalahannya, orang tua tidak akan memarahi melainkan mengobati yang kemudian dilanjutkan dengan membimbing dengan penuh cinta. “Sakit itu diobati, bukan dimarahi. Termasuk menyikapi Indonesia yang sedang sakit, tidak boleh dengan memarahi,” tambahnya.

 Kiai dan Pimpinan Pesantren Alumni Gontor ini akan berlangsung hingga minggu pagi. Sabtu ini diskusi akan diisi Din Syamsuddin, Lukman Hakim Saifudin (Menteri Agama), Ferry Musrsyidan Baldan (Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPPN), AM. Fachir (Wakil Menteri Luar Negeri), Nasihin Masha (Pemred Republika), Nurjaman Mochtar (Ketua Forum Pemred) dan lain-lain./*r


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *