Ketua FKOB Ridwan SH Kecam Pelaku Asusila dan Pinta Polri Hukum Berat Oknum Polisi

BACA JUGA

Yohanes Rumpak Katakan Makna Dari Nomor Urut 3

Tiga Paslon Bupati Dan Wakil Bupati Sintang Resmi Kantongi Nomor Urut

Afifah Alia Paling Kaya Hartanya Dibandingkan Calon Lainya

Amiruddin: Seperti ‘Kode Alam’ Pradi-Afifah Nomor 1 dan Idris-Imam Nomor 2

Desa Sengkubang Tercepat Serahkan BLT DD Tahap VI Se-kecamatan Mempawah Hilir

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH :;Kasus perbuatan asusila yang dilakukan oleh oknum polisi polresta pontianak sangat di kecam keras oleh Dewan Pimpinan Cabang Forum Komunikasi Orang Bugis (DPC FKOB) Kabupaten Mempawah, Kamis (22/09/2020), pukul 13.10 wib, siang, hal tersebut disampaikan langsung oleh Ketua FKOB Kabupaten Mempawah Ridwan SH., saat ditemui di ruang kerjanya Kantor DPRD Kabupaten Mempawah.

Ketua DPC FKOB Kabupaten Mempawah Ridwan SH mengutuk keras kepada Pelaku yang merupakan Oknum Polisi Polresta Pontianak melakukan perbuatan Asusila dan FKOB Kabupaten Mempawah siap mengawal proses hukum sehingga pelaku di jerat dengan hukuman yang seberat-beratnya.

Diketahui oleh Ketua DPC FKOB Kabupaten Mempawah Ridwan SH yang juga salah satu Anggota DPRD Kabupaten Mempawah dari dapil Kecamatan Jongkat dan Kecamatan Segedong mengatakan bahwa korban merupakan suku asli Bugis yang tinggal dan menetap sejak dari kecil bersama orang tuanya di Kecamatan Jongkat Kabupaten Mempawah.

“Ini berkaitan dengan marwah sebagai suku Bugis yang martabatnya ternodai oleh oknum tersebut, jangan banyak, sedikit saja kami dilukai, sampai akhir hayat tetap terkenang singga menjadi aib yang dirasakan,” geram Ridwan SH.

DIJUAL RUMAH : LOKASI SUNGAI RAYA DALAM KOTA MADYA PONTIANAK

“Kami pinta dengan tegas kepada Kapolri dam Kapolda memberikan hukum yang setimpal dan sesuai aturan yang berlaku, jika perlu dicopot dari kepolisian RI, perbuatan yang sudah dilakukan merusak institusi kepolisian RI,” tegas Ridwan.

Tak pelak Legeslator Partai Amanat Nasional Ridwan SH yang biasa dipanggil wowon ini berucap akan menggiring kasus perkara hingga dipersidangan selesai, dan jika dalam persidangan nanti terlihat warga FKOB merasa dirugikan, maka tak segan-segan keluarga besar FKOB akan mengambil keputusan yang tepat oleh forum mereka kepada pelaku asusila. (GN/D1N).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *