Kesal,Toni Pertanyakan Pelayanan pada Ruangan Isolasi RSUD Melawi

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MELAWI KALBAR : Toni,51 tahun Salahnya satu warga Desa Baru kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi,Keluhkan pelayanan pada Rumah Sakit umum Melawi,Pasalnya pada kamis tanggal (1/10/20) oke 2020 dirinya masuk rumah sakit dan di tempat kan di salah satu ruangan kelas satu,sesuai hak saya yang ada di aturan BPJS, awalnya di ruangan kelas satu tersebut dirinya di rawat dengan baik oleh petugas rumah sakit,

perawatan pun berlanjut, mengingat ada gejala sesak Napas dari dalam,dirinya pun di Ronsen dan hasil ronsen menyatakan,adanya infeksi pada paru paru

Selanjut di lakukan pengambilan sample dahak dan di nyatakan negativ,namun pada tanggal (5/10/20) dirinya pindahkan ke kelas 3.

BACA JUGA

Dinas PU Provinsi Kalbar Respon Keluhan Warga Perbaiki Jalan yang Rusak

LANTAMAL XII LAKSANAKAN WILAYAH BEBAS KORUPSI BERSIH DAN MELAYANI

LANAL KETAPANG LAKSANAKAN KARYA BHAKTI DAN BHAKTI SOSIAL MEMPERINGATI HUT KE 75 TNI TAHUN 2020.

Demo Tolak Omnibus Law Ricuh, Mahasiswa dan Aparat Terluka

Ribuan Mahasiswa Pontianak Seruduk Kantor DPRD Kalbar, Tolak Omnibuslaw UU Cipta Kerja

Di ketahui kamar tersebut merupakan kamar isolasi yang di peruntukan bagi pasien penderita penyakit menular,namun di kamar isolasi tersebut di isi oleh 4 pasien parahnya di ruangan isolasi kelas 3 tersebut bau amis menyengat di tambah,teriakan orang sakit dan Wc kotor.

Menurut dirinya,yang namanya kamar isolasi harusnya bukan mengumpulkan orang dalam satu kamar,selain harus steril dari penyakit menular,juga harus megikuti protokol kesehatan dalam pencegahan penyebaran Virus Civid 19 ungkap Toni Rabu,(7/10/20) siang.

Kepada petugas,Perawat dan dokter,Toni sempat menanyakan kenapa dirinya di pindahakan ke ruangan tersebut.

“Kenapa saya di letak kan di ruangan seperti ini”tanya toni

” Mereka bilang ini ruang isolasi ”

Selanjutnya saya tanya “Apa arti isolasi mereka tidak jawab,jawaban nya cuma ruang isolasi jelas toni.

Terkait keluhan tersebut,Toni hanya mengingatkan kepada pihak rumah sakit,agar pelayanan lebih di perhatikan,terlebih yang bersangkutan pada pasien atau ruangan khusus penyakit menular,mengingat saat ini sedang dalam wabah Pendemi Covid 19.

Dirinya meminta agar semua masyarakat di layani dengan baik sesui dengan hak haknya,seperti pasien BPJS harapnya.

Direktur RSUD Melawi,dr Sien Setiawan saat di konfirmasi Via telpon /Chat Whatsap terkait keluhan Pasien tersebut, hanya menjawab singkat, “Harus telepon langsung saja,karena sinyal di RSUD lemah,Jawabnya.

(Jon)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *