Kementerian Pariwisata Gelar TOT Bagi Pelaku Pariwisata Di Kalbar

Reporter : Devi Lahendra

POSTKOTAPONTIANAK.COM ! PONTIANAK – Sebagai wilayah yang cukup luas terbagi dari 12 kabupaten dan 2 kota, menjadikan Kalimantan Barat subur akan potensi pariwisata yang jika dikembangkan memiliki dampak positif, baik bagi dunia

Pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis Penyuluh Pengembangan Sadar Wisata./ Foto Devi Lahendra
Pembukaan Kegiatan Bimbingan Teknis Penyuluh Pengembangan Sadar Wisata./ Foto Devi Lahendra

pariwisata maupun bagi masyarakat pelaku usaha itu sendiri.

Sadar akan potensi pariwisata yang tersebar diseluruh penjuru Indonesia, bahkan tidak ada suatu daerah sekalipun yang luput dari potensi pariwisata, tak pelak dari potensi-potensi pariwisata tersebut seakan memberikan dukungan suntikkan bagi Kementerian Pariwisata RI untuk memberikan pemahaman maupun pengajaran akan pentingnya peran masyarakat serta pelaku pariwisata dalam menggali potensi pariwisata yang ada di daerah mereka masing-masing.

Tak ayal merujuk dari semua itu, Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pengembangan Masyarakat, Kementerian Pariwisata Republik Indonesia melaksanakan Training of Trainer melalui kegiatan bimbingan teknis penyuluhan pengembangan sadar wisata dan potensi masyarakat destinasi pariwisata, yang dilaksakana dibilangan Hotel Star Pontianak dengan jumlah peserta kurang lebih 40 orang terdiri dari para pelaku usaha pariwisata yang ada di wilayah Kalimantan Barat.

“Jelas dari kegiatan ini kita menginginkan masyarakat dapat terjun langsung untuk terlibat membangun potenssi pariwisata yang ada diwilayah mereka masinng-masing. Karena banyak hal yang dapat kita lakukan untuk meendukung berkembangnya pariwisata, “ demikian dikatakan Asisten Deputi Tata Kelola Destinasi dan Pemberdayaan Masyarakat dalam sambutannya yang dibacakan, Ropi Hermawan selaku pejabat yang mewakili, Kamis (27/8/15).

Sebagaimana sejalan dengan Undang-undang No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan yang dalam pertimbangannya menyatakan bahwa pembangunan kepariwisataan diperlukan keterlibatan semua lapiran termasuk masyarakat agar dapat mendorong berkembanganya pariwisata dan akan menbawa dampak perubahan kehidupan lokal, nasional maupun global.

“Oleh karena itu masyarakat harus aktif berperan untuk mendukung majunya pariwisata dengan menggali potensi masyarakat melalui destinasi pariwisata yang harus diberdayakan, “ katanya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Kallimantan Barat, Drs. Simplisius mengatakan pentingnya peran serta bersama-sama semua pihak untuk membanguan Kalbar dengan potensi pariwisata yang dapat dijual untuk para wisatawan lokal maupun wisatawan manca negara.

“Saya sangat menyambut baik kegiatan Training of Trainer ini, karena kegiattan ini adalah salah satu program untuk pembangunan dunia pariwisata, terutama di Kalimantan Barat yang mana kita ketahui sangat banyak memiliki potensi pariwisata, “ ucap Simplisius.

Lanjut dikatakan Simplisius pembangunan kepariwisataan merupakan integrasi antara pembangunan sarana dan prasarana daya tarik serta manusia di destinasi pariwisata.

“Untuk itu saya berharap dari kegiatan ini agar dapat melahirkan Trainer yang bisa menjadi motivator bagi masyarakat untuk mengembangkan dunia pariwisata, “ tukas Simplisius mengakhiri./*


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *