Kata Yandi : Suryansyah Yang Harus Mundur Karena Sudah Melanggar AD/ART Partai Gerindra

POSTKOTAPONTIANAK.COM

( PONTIANAK ) – Dengan adanya berita yang beredar bahwa ketua DPD Partai Gerindra,Suryansyah yang belum lama ini menyatakan  bahwa kader partai Gerindra yaitu Yandi  yang akan ikut kontestan  tidak di restui oleh partai Gerindra.

Mengenai hal tersebut Yandi selaku kader partai  Gerindra angkat bicara, Yandi mengatakan melalui pesan singkat WhatsApp, Minggu(24/12) Gerindra itu bukan milik Suryansyah

Jadi ga boleh bawa-bawa nama Partai Gerindra, Karena itu harus lewat mekanisme, Jadi sebutnya bukan Partai Gerindra tidak Restui Yandi, tapi Oknum Partai Gerindra bernama Suryansyah tidak restui Yandi.

Toh lagi pula  saya ga perlu restu dari Suryansyah juga karena gak ada pengaruh apa-apa juga cetus Yandi.

Lanjutnya, Saya sarankan agar Pak Suryansyah fokus aja dalam besarkan partai saja ga usah ” Cawe – Cawe “.

Jangan main-main lagi, nanti dipermainkan seperti ini kan kasian.

Akhirnya hanya dapat angin surga kasian saya lihatnya jelasnya, Yandi juga mengatakan, karena jelas dalam AD/ART mengharuskan DPD Gerindra membuka pendaftaran bagi Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur yang akan diusung oleh Gerindra namun kenyataannya tidak ada dilakukan,ada apa..?

 Kita adalah partai yang menjunjung tinggi Demokrasi,ucap Yandi.

Apa yang terjadi adalah sampai sekarang Partai dibuatnya tak tentu arah dalam menentukan pilihan calonnya. Sebentar A sebentar B dan seterusnya, bebernya.

Kasian Partai ini, bagaimana mau menangkan Pak Prabowo, kalau kondisinya seperti ini. Sudahlah jangan main-main lagi, sadarlah bahwa Beliau sendiri pun sedang dipermainkan oleh orang lain

Mari kita fokus untuk Yang lalu biarlah berlalu kedepan kita perbaiki dan jadikan pengalaman agar tidak terulang

Mulai sekarang hentikan semua permainan kotor itu ucap Yandi, karena permainan kotor itu hanya akan merusak Citra Partai Gerindra ke depannya, jelas.Yandi./(hn)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *