Kata Iswandi, MUI Lebih Baik Harus Mengambil Sikap Netral

Mempawah – Aksi yang digelar Ģerakan Peduli Mempawah untuk menyoroti peran Majelis Ulama Indonesia (MUI) Mempawah. “MUI boleh saja berpolitik, tapi dia harus menempatkan politik bukan dalam konteks perebutan kekuasaan,” kata Iswandi, dalam diskusi di DPRD Mempawah pada yang dihadiri ketua komisi 3 DPRD Mempawah, kamis, 4 januari 2018 di Mempawah.

Sangat disayangkan DPRD tidak mengundang perwakilan dari MUI.
Menurut iswandi, peran politik yang dimainkan MUI seharusnya terbatas seperti dalam fiqh siyasah atau fiqih politik, yaitu segala sesuatu yang mendekatkan manusia pada kebaikan dan menjauhkan dari kerusakan. “Itu saja,” kata iswandi.

Dengan demikian, iswandi melanjutkan, fungsi MUI adalah memastikan bagaimana masyarakat bisa baik, tidak terpecah-belah, dan menjauhkan manusia dari kerusakan.

“Jangan politik yang terkait dengan soal perebutan kekuasaan. Dan yang saat ini, aroma perebutan kekuasaannya cukup kuat,” kata dia mencontohkan dalam Pilkada Mempawah.

Iswandi mengatakan, MUI harus membawa politik yang bisa menjembatani perbedaan, menjaga perdamaian, mengokohkan kerukunan antar-umat beragama, dan meningkatkan kebangsaan.

Namun dalam kasus Pilkada Mempawah, Iswandi melihat MUI akan diseret dalam politik kekuasaan bisa bisa terlibat dalam politik praktis, iswandi menyarankan MUI lebih baik mengambil sikap netral . “Itu lebih elegan, lebih baik,” kata iswandi./ar1-LN. // foto : ar1 //.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *