Kasus Pencurian Sapi Makin Marak : Masa Mengadu Ke DPRD

Masa lakukan aksi demo ke gedung DPRD./IST
Masa lakukan aksi demo ke gedung DPRD./IST

SUMENEP– Sekitar 500 orang massa dari desa Guluk-Guluk Sumenep melakukan asksi demo ke kantor DPRD Sumenep, Rabu (4/6). Mereka mengeluhkan pencurian sapi yang terjadi selama ini.

“Kami warga Guluk-guluk Sumenep kecewa dengan kejadian pencurian hewan ternak ini, karena sudah setahun lamanya kurang lebih sekitar 200 sapi kami melayang dibawa  pencuri. Kami merasa sangat kecewa dengan penegakan hukum yang terjadi,  seakan akan adanya hukum hanya membela pencuri.” ujar Jalil, salah seorang pendemo kepada Radar Indonesia News, Rabu (4/6/2015).

Massa yang  terdiri dari bapak-bapak dan ibu- ibu ini semua bergerombol di depan pintu gerbang kantor DPRD Sumenep. Mereka memaksa masuk ke dalam kantor DPR. Namun upaya mereka gagal karena dihalangi oleh pengawalan ketat polisi yang berjaga. Puluhan polisi dikerahkan dibantu anggota TNI untuk mengantisipasi kemarahan warga.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 11 di bawah terik matahari. Mereka datang dengan menumpangi puluhan mobil pickup yang diparkir di depan Taman Bunga Sumenep. Mereka menuntut sekaligus mengadu ke Dewan karena mereka merasa hukum yang ada di daerah mereka sudah tidak bisa memberi rasa aman dalam mengamankan ternak mereka.

Ironi memang ketika aparat hukum yang ada  di suatu daerah sudah tidak bisa menegakkan hukum yang terjadi lalu kemanakah masyarakat akan mengadu jika terjadi seperti ini. Bila ini terus berlangsung, dikhawatirkan kepercayaan masyarakat kepada aparatur hukum akan hilang./(Roni)/RI


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *