Kasat Pol PP Kota Depok : Tegakkan Perda Lakukan Razia Pasangan Mesum

POSTKOTA PONTIANAK

DEPOK-Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Depok , Nina Suzana membenarkan, bahwa pihaknya bekerjasama dengan TNI dan Polri dalam melakukan razia penyakit masyarakat di semua hotel serta lokasi yang biasa dijadikan tempat mesum di Depok. Diantaranya di Lembah Gurame dan di sekitar Situ Pengasinan.

Kasat-Pol-PP-Kota-Depok-Nina-Suzana-Said“Artinya, dari semua hotel yang ada di Kota Depok , baik kelas melati atau standar hotel berbintang, diperiksa petugas untuk melihat ada tidaknya pasangan yang bukan suami istri atau pasangan mesum check-in di sana,” ujarnya kepada wartawan Minggu (30/11/2014), di Depok.

Dia menjelaskan, bahwa dari hasil razia tersebut terjaring dan kita diamankan, sejumlah 24 pasangan mesum yang bukan suami istri. Yakni mereka pasangan selingkuhan, bahkan ada juga beberapa yang masih remaja atau pelajar.

“Jadi sebanyak 24 pasangan mesum tersebut kami amankan dan dibawa ke Balai Kota Depok untuk didata. Dan mereka yang terjaring akan diajukan ke persidangan tindak pidana ringan (tipiring) di pengadilan. Sebab mereka telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Depok Nomor 16 Tahun 2012, tentang Ketertiban Umum (Tibum),” Nina.

Nina menegaskan, bahwa sesuai perda Tibum, sanksi yang bisa dikenakan kepada mereka adalah berupa denda. Besarannya bisa sampai maksimal Rp5 Juta. Jadi yang sudah pernah terjaring dan kini terjaring kembali sangat mungkin dikenai sanksi denda dengan besaran maksimal itu.

“Artinya pihak Satpol PP berusaha semaksimal mungkin untuk menegakkan Peraturan Daerah dan melakukan kordinasi bersama TNI Polri, guna mengantisipasi yang tidak diinginkan,” tandasnya.(Faldi/Sudrajat)


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *