Kapolsek Pontianak Timur Hadiri Silaturrahmi Dengan Tomas di Polresta

POSTKOTAPONTIANAK.COM

Pontianak -Kapolresta Pontianak Kota melakukan tatap muka dan pertemuan dengan Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Tokoh Agama Se-Kota serta Kapolsek sekota Pontianak di Aula Mapolresta PontianakKota, Jumat (07/02/2020).

Kapolsek Pontianak Timur yang didampingi Oleh Para Kanit dan Tokoh Masyarakat Pontianak Timur Sultan Syf Melvin Alqadri dan tokoh tokoh masyarakat lainya berkumpul di Aula Polresta Pontianak.

Dalam pertemuan tersebut Kapolres Pontianak Kota, Kombes (Pol) Komarudin, S. IK, MM memaparkan perkembangan Situasi Keamanan dam ketertiban di wilayah Pontianak Kota yang cenderung meurun.

“Alhamdulillah kondisi Kamtibmas diwilayah Pontianak Kota di tahun2018- 2019 cenderung menurun hal ini tentu berkat kerjasama semua pihak termasuk masyarakat Pontianak kota,” ungkap Kapolres.

Dalam pemaparannya Kombes (Pol) Komarudin juga menjelaskan berbagai permasalahan yang viral terkini diantaranya Kejadian penangkapan Anak-anak dibawah umur yang sedang ngelem di halaman masjid, bahkan terkait viralnya foto adanya penggunaan Kalimah sakral oleh salah satu Tatung.

“Foto ini viral di masyarakat dan sangat kita khawatirkan akan dipolitisir dan memprovokasi pihak tertentu,” ungkapnya.

Menyikapi hal itu Kapolres Pontianak Kota telah melakukan tindakan dengan melakukan pemeriksaan terhadap orang yang melakukakan tindakan tersebut.

“Setelah dilakukan pemeriksaan menurut pengakuannya dia memperoleh dari temannya seorang haji dan berikan untuk menjaga diri atau Jimat,” jelas Kapolres.

Namun demikian Kapolresta Pontianak Kota tetap melakukan tindakan dengan tetap mengedepankan Prinsip Praduga tak bersalah.

“Saya berharap semua pihak menyerahkanya semua kepada pihak yang berwenang dan tidak main hakim sendiri,” ungkapnya.

Sementara itu Sultan Pontianak, Sy Mahmud Melvin juga mengatakan hal yang sama, meminta warga Pontianak agar tidak mudah teeprovokasi dengan hal-hal yang ingin Kota Pontianak tidak aman dan tenang.

“Saya berharap Masyarakat Kota Pontianak tetap tenang dan menyerahkan kepada pihak berwajib dan tidak gampang percaya terhadap hal-hal yang sifatnya memprovokasi kita,” ungkapnya./hs-isk.


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *