Kapolres Metro Depok Perintahkan Tim Jaguar dan Rainmas Buru Pelaku Teror Penculikan

KOTA DEPOK -PKP ! Kapolres Metro Depok, Komisaris Besar Polisi Azis Andriansyah membenarkan, bahwa pihaknya telah mengerahkan seluruh kekuatan personil untuk memburu pelaku dugaan teror penculikan anak yang akhir-akhir ini terjadi di Kota Depok.

“Bahkan, kami juga ada penambahan guna meningkatkan patroli, khususnya di beberapa wilayah yang kami anggap rawan. Jadi konsisten, kita turunkan seluruh tim termasuk Jaguar dan Rainmas,” ujar Azis, Jum’at, (10/07/2020), di Mapolrestro Depok.

Dia juga menyebutkan, bahwa kasus dugaan percobaan penculikan yang terjadi di wilayah Kecamatan Sukmajaya itu, kami telah menginstruksikan kapolsek setempat untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta menggali keterangan dari saksi maupun korban.

“Jadi, kami dapat informasi baru dan langsung saya perintahkan kapolsek untuk datangi TKP dan datangi korban. Pengakuan sementara tak jauh berbeda dengan yang ada di medsos, katanya disekap, tapi karena teman-teman korban berteriak akhirnya pelaku gagal melancarkan aksinya,” jelas Azis.

Menurutnya, bahwa kasus ini masih harus di dalami untuk memastikan apa motifnya. Apakah ini penculikan atau ada motif yang lain. Tapi apapun itu kita harus melindungi anak-anak di sekitar kita.

“Jadi kasus ini masih kami dalami, dan menunggu hasil investigasi di lapangan,” tutur Azis.

Azis menyebutkan, bahwa dari keterangan korban maupun beberapa saksi, diduga pelaku yang kali ini berkasi di kawasan Kampung Serab, Kecamatan Sukmajaya berbeda dengan pelaku yang membawa delapan anak di Pasar Agung, beberapa waktu lalu.

“Jadi, pelaku ini agak berbeda dengan sebelumnya, yang jelas saat ini kami sedang melakukan pengejaran,” ucapnya.

Azis juga menambahkan, bahwa selain mengejar pelaku yang diduga sempat membawa lari anak-anak, pihaknya juga kian gencar memberikan imbauan dan sosialisi pada masyarakat untuk mencegah adanya kasus serupa.

“Untuk itu, dihimbau para orangtua harus mngawasi atau tidak membiarkan anaknya tanpa pengawsan yang cukup dan beri edukasi pada anak-anak agar jangan mudah terpancing dengan iming-iming dari orang yang tidak dikenal,” imbuhnya.

FALDI


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *