Kapolres Mempawah Tulus Sinaga Pantau Lokasi TKP Penemuan Mayat di Desa Wajok Hulu

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH KALBAR –  Kapolres Mempawah, AKBP Tulus Sinaga, pantau tempat kejadian perkara (TKP) penemuan mayat perempuan tanpa identitas di Kompleks Pemakaman Tionghoa, Desa Wajok Hulu, Kecamatan Jongkat, pada hari Rabu tanggal 23 juli 2020, kemaren.

Kapolsek Siantan, IPTU Rahmad Kartono, ketika dikonfirmasi, membenarkan kedatangan Kapolres Tulus Sinaga untuk mengecek TKP. Menurutnya, di sana Kapolres meminta penjelasan lengkap terkait penemuan mayat perempuan tersebut. Jumat, (24/07/2020).

“Bapak Kapolres juga melihat secara langsung sumur yang menjadi tempat mayat ditemukan. Beliau memberikan arahan kepada kami agar terus mengumpulkan bukti-bukti, meski sekecil apapun, sehingga bisa dijadikan petunjuk awal untuk mengungkap kasus ini,” jelas Rahmad Kartono.

Begitu pula soal para saksi, termasuk Junar, sebagai orang yang menemukan mayat tersebut pertama kali, Kapolres meminta semua saksi agar dimintai keterangan tanpa ada yang terlewatkan.

Dan para pekerja tersebut, telah dimintai keterangan di Mapolsek Siantan. Mereka semua mengaku, tidak pernah mencium bau busuk, atau mencurigai sesuatu sebelum mayat ditemukan di dalam sumur.

“Intinya, dalam kunjungan tersebut, Bapak Kapolres memotivasi dan meminta kami bisa bersinergi dengan Satuan Reskrim Polres Mempawah dalam mengumpulkan semua bukti-bukti, keterangan maupun menelusuri petunjuk yang ada,” ucapnya.

Terkait dengan keberadaan lokasi pemakaman Tionghoa di Wajok Hulu, Rahmad Kartono mengatakan, letaknya cukup jauh dari jalan raya. Jaraknya sekitar 1,5 kilometer dari jalan besar, dan 100 meter sebelum TKP, tidak ada pemukiman penduduk di sana.

“Jalan masuk adalah rabat beton selebar dua meter, namun cukup jauh dari arus lalu lintas dan keramaian. Di lokasi, hanya ada 15 pekerja yang sehari-sehari bekerja membuat makam Tionghoa,” beber Rahmad.

“Saat ini, Kasat Reskrim AKP Muhammad Resky Rizal dan anggota Reskrim Polres Mempawah tengah menuju TKP. Kami akan terus bersinergi dan bekerja keras mengungkap kasus ini. Mohon doa dan dukungan masyarakat,” pungkas Rahmad Kartono.(Guns).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *