Kantor Himbauan Pengurus APDESI Menjadi Satu Kesatuan Yang Kuat, Kabid Pemdes Apresiasi Penyegaran Pengurus

POSTKOTAPONTIANAK.COM

MEMPAWAH – -Kevakuman pengurus APDESI Kabupaten Mempawah cukup berlangsung lama, menjadi aspirasi para Kades se Kabupaten Mempawah untuk melakukan penyegaran pengurus kembali.

Pertemuan penyegaran Kepengurusan APDESI di hadiri puluhan Kades Se-kabupaten Mempawah, Kamis (16/07/2020) pagi pukul 09.00 wib, lantai 1 di Gedung Chandramidi Mempawah, membentuk kepengurusan APDESI Kabupaten Mempawah, yang mana keterwakilan dari 9 kecamatan diwakili 1 orang Kades. Bertujuan untuk kedepannya dengan penyegaran kepengurusan menjadi jembatan mempermudah komunikasi, keseragaman komunikasi ditingkat pemerintah desa kepada pemerintahan kabupaten melalui dinas terkait.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa Dinas SPPPAPMPD Kabupaten Mempawah Feri Ramadhani mengapresiasi kegiatan tersebut dengan mengatakan bidangnya cuma memfasilitasi, itu pun atas dasar yaitu pertama desakan permintaan para kades untuk penyegaran pengurus APDESI, kedua adanya kevakuman pengurus lama yang sudah dikatakan cukup lama, ketiga adanya desakan dari luar akan pelaksanaan pemdes dalam penggunaan dana desa. Jadi fungsinya untuk fasilitasi kades dalam menindaklanjuti kepngurusan, apakah APDESI ini akan dilanjutkan dengan membentuk penyegaran kepengurusan yang baru ataupun akan membubarkan karena kevakiman tersebut.

“Untuk kegiatan ini adalah penyegaran dari kepengurusan APDESI, ditunjuk 1 perwakilan dari masing-masing kecamatan, ini adalah kesepakatan dari panitia pembentukan, setelah terpilih keterwakilan dari kecamatan, baru menentukan siapa saja yang menjadi Ketua dan selanjutnya, dan itupun kita serahkan kepada rapat internal musyawarah dilingkungan kades yang sudah ditunjuk perwakilan tadi, dan berikutnya untuk disampaikan kepada bupati agar bisa dilakukan pengesahan,” ucapnya

“Untuk kedepan, terbentuk kepengurusan APDESI ini menjadi lebih mudah dalam koordinasi antara kades dan dinas terkait, mengenai hal-hal berhubungan dengan informasi yg mejadi satu arah informasi, hal ini ditakutkan ada informasi akurasinya kurang dan berbeda-beda sehingga akan membingungkan, terbentuknya pengurus baru nanti bisa lebih mempermudah dalam komunikasi dengan dinas, jadi tidak masing-masing desa yang koordinasi membahas akan pemdes ini.

Lanjutnya bahwa disini APDESI ini merupakan tugas tambahan dari kades, tapi yang lebih utamakan atau inti dari kades adalah tugas sebagai kepala wilayah di Desa, jadi kewajiban sebagai Kades lebih diutamakan.

Kantor kepala desa Peniti Luar yang dituakan oleh para kades se-kabupaten mempawah menyampaikan sambutan berharap agar pengurus yang baru nanti, teruntuk Ketua APDESI, kejadian pada pengurus lama jangan sampai terulang kembali, apa saja yang jadi program dan direncanakan harus dilakukan musyawarah terlebih dahulu, jika ada masalah akan Pemdes dalam lingkungan Kabupaten Mempawah agar rembuk bersama atau musyawarah, jangan sampai ada teman kades kita lagi yang jadi korban karena tidak keterwakilan dalam membantu penyelesaian.

“terbentuknya kepengurusan ini bisa menanggulangi permasalah Pemdes, Apdesi ini adalah bukan untuk menyatukan program desa kedalam Apdesi, sebab tiap desa pasti banyak perbedaan dalam topografi desa. Yang d maksudkan menyatukan program adalah program Apdesi untuk menciptakan kebersamaan, memotivasi, dan saling mendukung kepada kawan kades dalam membangun kabupaten mempawah menjadi Desa Mandiri dan inovatip,” jelasnya.

“Semoga dengan terbentuknya Apdesi ini dapat menjadi satu kesatuan yang kuat dan utuh sehingga tidak ada lagi yang bisa memecah belah, ini harapan saye slaku yg dituakan oleh kawan-kawan kades,” ucapnya.(Guns).


Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *